Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pol-Tracking Institute
UU Tentang Konvensi Parpol Perlu Dibentuk
Thursday 29 Aug 2013 09:47:49
 

Hanta Yuda AR, Executive Director of PolTracking Institute.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Meningkatnya sorotan publik terhadap konvensi Partai Demokrat yang sedang mencari calon presiden dari partai berlambang mercy itu membuat banyak pengamat politik turun lidah. Ketidak jelasan mengenai standar pencalonan, standar pemanggilan tokoh-tokoh yang diundang, hingga standar keuangan menjadi hal yang seringkali dipertanyakan pengamat politik.

Atas ketidakjelasan seperti itu, pengamat politik menganggap perlunya undang-undang yang mewadahi konvensi partai politik. Hal ini mengingat kemungkinan cara konvensi ini akan dilakukan Partai-partai lainnya apabila Partai Demokrat mampu membawa tokoh hasil konvensinya memenangi Pemilihan Presiden 2014.

Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda menilai konvensi parpol perlu dilembagakan melalui sebuah undang-undang. “Melembagakan konvensi itu perlu. Itu perlu diatur secara detail ke dalam sebuah undang-undang. Jangan hanya menanti kerelaan dan siatuasi parpol untuk gelar konvensi,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/8).

Hanta juga menjelaskan, adanya konvensi partai dapat mengubah pola perpolitikan oligarki partai. Konvensi partai dianggap sangat memungkinkan pula dilakukan partai-partai lainnya, sehingga membuka peluang bagi calon-calon potensial ke dalam partai politik untuk maju ke dalam kontestasi pemilihan Presiden.(bhc/fwp)



 
   Berita Terkait > Pol-Tracking Institute
 
  Poltracking: Menangkap Geliat Pemberitaan Partai Politik Sepanjang 2013
  Kecenderungan Sikap & Perilaku Pemilih dalam Pemilu Legislatif 2014
  UU Tentang Konvensi Parpol Perlu Dibentuk
  Hanta Yuda: 2014 Tahun Terberat Bagi Presiden SBY
  Hanta Yudha: Parpol Masih Terjebak Popularitas dan Kapital
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2