Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Media
Ubah Arah Kebijakan Telematika dan Media di Indonesia
Thursday 19 Jul 2012 18:59:35
 

Ilustrasi, Berbagai Macam Media di Indonesia (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Konglomerasi media adalah sebuah fakta dari landscape media saat ini di Indonesia. Bahkan menurut penelitian CIPG sebanyak 12 kelompok media besar, hampir semuanya berada di Jakarta, kini menguasai saluran informasi dari ujung Aceh hingga Papua.

Di era digital ini, konglomerasi media juga merambah dunia online. Pasalnya, hampir semua group besar pemilik media tersebut di atas juga memiliki versi onlinenya. Singkat kata, dari media televisi, cetak, radio dan online ‘dikuasai’ oleh segelintir perusahaan.

Namun sejatinya di era online ini, masyarakat dapat ‘melawan’ dominasi berita dan juga wacana yang dihembuskan dari media konglomerasi. Di era online ini, kita dapat berperan sebagai produsen berita dan opini selain sebagai konsumen.

Sayangnya, akses terhadap telematika (telekomunikasi dan informatika) belumlah merata di negeri ini. Akibatnya, ‘perlawanan’ masyarakat terhadap pemberitaan dan juga opini dari media mainstream hanya efektif di lakukan di Pulau Jawa, Sumatera dan sebagian Indonesia Tengah. Di Indonesia Timur yang rawan terjadi konflik sumberdaya alam antara masyarakat melawan pemilik modal dan Pemerintah relatif tidak bisa mewarnai pertarungan pemberitaan dan opini ini.

Selain itu beberapa regulasi pemerintah di luar media, seperti pasal karet pencemaran nama baik di UU ITE juga memperlemah ‘perlawanan’ warga terhadap pemberitaan dan opini dari media konglomerasi.

Untuk itulah, SatuDunia bersama beberapa organisasi masyarakat sipil seperti CIPG, ICT Watch, MediaLink, Combine Resource Institute-Yogyakarta, Jaringan Radio Komunitas (JRKI), Yayasan Air Putih, LBH Pers dan individu yang concern pada kebijakan media, menyerukan Pemerintah segera merubah arah kebijakan telematika dan media di Indonesia. (bhc/rls/rat)



 
   Berita Terkait > Media
 
  LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
  Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
  LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
  Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
  Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2