ACEH, Berita HUKUM - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, berencana akan membangun waduk raksasa dengan daya tampung 20 miliar kubik air. Waduk itu akan dibangun di perbatasan Aceh Utara dan Aceh Timur, tepatnya di Gampong Sarah Gala, Langkahan.
"Ini merupakan waduk terbesar kedua di Aceh Utara, dan rancangan awalnya diusulkan dana sebesar Rp 4,7 triliun," kata Kepala Dinas Pengairan Aceh Utara, Mawardi, seusai meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS) di pedalaman Kecamatan Langkahan dengan tim ahli geologi dari Jakarta, Selasa (28/1).
Waduk itu adalah yang kedua, setelah waduk di Krueng Kretoe, Pasee, dengan menyedot anggaran pembangunan sebesar Rp 1,2 triliun. Maka dari itu, pihaknya saat ini tengah berusaha untuk meyakinkan pemerintah pusat agar merealisasikan anggaran untuk proyek itu.
Sebab pembangunan waduk yang mampu menampung 20 miliar kubik air itu, selain berfungsi untuk mengantisipasi peningkatan debit air saat musim hujan tiba sehingga dapat meminimalisir potensi banjir, juga terutama untuk perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
"Mudah-mudahan rencana pembangunan waduk ini segera terealisasi," kata Mawardi.(bhc/sul) |