Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Amien Rais
Wasekjen DPP PAN: Jangan Ragu Atas Merah Putih Pak Amin Rais
2018-05-09 17:28:25
 

Muhajir Sodruddin, SH, MH sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat Amien Rais tampil menjadi tokoh yang berani berorasi dan bergerak melawan rezim orde baru yang berkuasa selama 30 tahun, Amien bersama mahasiswa pada tahun 1998 tampil serta berani menantang berbagai ancaman dan bahaya waktu itu, patutlah di apresiasi.

Tidak bisa ditampikan, Amein Rais dikenal selama ini mendapat predikat sebagai bapak Reformasi di Indonesia.

Menurut Muhajir Sodruddin, SH, MH sebagai Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (Wasekjen DPP PAN), tidak bisa menafikan sejarah, karena memang Amien Rais adalah motor sejarah reformasi pada 1998. Prof. Dr. H. Amien Rais juga tokoh pemimpin Muhammadyah sebagai ormas besar.

"Jangan ragukan kepemimpinan Amin Rais sebagai pemimpin ormas besar, serta jangan ragu atas Merah Putih pak Amin Rais," ujar Muhajir, Rabu (9/5).

Lanjut Muhajir, pak Amin Rais itu orang tua (sepuh) yang berlomba-lomba memperjuangan kebaikan atau amar maruf nahi munkar, maksudnya sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat.

"Keliru kalau Amien Rais dituding pecundang, karena ketika itu Amien berani tampil paling depan menantang segala bahaya saat reformasi," tegasnya.

Lebih lanjut, menurut Muhajir, Amien Rais tidak butuh pengakuan, karena masyarakat dapat membuktikan keberanian Amien Rais tampil pada saat masa pemerintah orde baru untuk membela rakyat.

"Menjadi pertanyaan, koq tiba-tiba pada belakangan ini muncul penyataan, ada politisi mengatakan bahwa Amien Rais bukan bapak reformasi. Ini pertanda ada apa?," tanya Muhajir.

Menurut Muhajir, bahwa Amien Rais jauh dari pencintraan. Kita seharusnya berterimakasih kepada Amien Rais atas jasanya pada saat reformasi.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Amien Rais
 
  Amien Rais Minta Menko Marves Luhut Segera Mundur
  Prabowo Jadi Menhan, Amien Rais Menahan Diri untuk Kritik Kabinet Jokowi
  Amien Rais: Seorang Muslim Tidak Boleh Berpikir Kalah di Dunia, Menang di Akhirat
  Prof Amien Rais 'Yatim' Secara Politik?
  Amien Rais Bersyukur Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo Dihadiri Puluhan Ribu Massa
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2