Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Demo Didepan DPR RI
14 Orang Perangkat Desa Diamankan Polisi, Terkait Demo Di Depan Gedung DPR RI
Friday 14 Dec 2012 19:35:52
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di depan Gedung DPR - MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya menangkap 14 pengunjuk rasa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia dan Aliansi Desa Indonesia. Mereka ditangkap mengganggu ketertiban umum dengan memblokir jalan tol dan melempari petugas serta merusak pintu DPR RI.

"Ada 14 orang yang diamankan karena melakukan pengerusakan dan pelemparan, saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya", kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di depan Gedung DPR - MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12).

Kapolda menghimbau kepala seluruh pengunjuk rasa agar tidak melakukan tindakan anarki. Situasi saat ini sudah terkendali, massa telah dibubarkan setelah melakukan penutupan jalan tol dan jalan arteri untuk kedua kalinya. Karena sudah mulai anarki, Polisi membubarkan massa perangkat desa dengan tembakan gas air mata.

"Silakan melakukan aksi tapi tidak boleh melanggar dan mengganggu ketertiban umum," kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, 14 orang yang diamankan petugas akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kita akan proses mereka. Kalau petugas ada beberapa anggota Polisi yang terluka di bagian kepala akibat bentrok dengan pengunjuk rasa," kata Kapolda.

Polisi membubarkan massa perangkat desa dengan menembakan gas air mata. Tindakan ini dilakukan petugas setelah massa perangkat desa melakukan pemblokiran Jalan Gatot Subroto dan juga ruas tol. Massa sempat melempari petugas dengan botol dan juga kayu.(hmp/bhc/put)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2