Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilkada
AHY: Semoga Pilkada Serentak Berlangsung Aman, Damai, Tertib dan Demokratis
2018-06-26 19:53:08
 

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat.(Foto: BH /mos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Satu hari jelang Pilkada serentak 2018 yang akan dilaksanakan, Rabu (27/6) Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat (PD) bersama jajaran Kogasma, DPP dan DPD Partai Demokrat menggelar acara doa bersama.

Dalam sambutannya sebelum diadakannya doa bersama, Komandan Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa, pihaknya senantiasa memberikan dukungan maupun semangat penuh kepada kader dan pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh PD.

"Selama lima bulan terakhir saya dan teman-teman dari Partai Demokrat termasuk Kogasma melakukan perjalanan ke beberapa wilayah, ada kebersamaan dengan beberapa paslon untuk memberikan dukungan moril, semangat termasuk menggerakan mesin partai untuk bisa memenangkan paslon dalam pilkada besok," kata AHY di Kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

AHY pun berpesan terhadap seluruh masyrakat Indonesia khususnya kader PD di seluruh Indonesia untuk sama-sama mendoakan agar pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan baik.

"Akhirnya hanya Allah SWT yang tau, saya mengajak kader Demokrat di 34 DPD, kita ingin menyatukan energi dalam doa, semoga perhelatan pilkada besok berlangsung aman, damai, tertib dan demokratis," katanya.

Selain itu, AHY juga mengatakan pilkada ini seperti sebuah pertandingan pada kompetisi, yang senantiasa menghasilkan menang dan kalah.

Oleh karena itu AHY berpesan kepada pasangan calon kepala daerah yang nantinya belum dapat memenangi pertarungan politik lima tahunan ini, untuk menerima hasil yang ada.

"Mengapa kita perlu aminkan kencang-kencang, karena pilkada termasuk kompetisi, tidak semuanya menang namun jangan sampai dengan hadirnya kompetisi menghadirkan masalah di tengah-tengah kita," ujarnya.(bh/mos)




 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo Menanf di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan dalam kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2