Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Listrik
Akhir 2012, Tambahan Pasokan Listrik 6.500 MW
Friday 19 Oct 2012 20:45:36
 

Suasana peresmian PLTU Cirebon 1 x 660 MW di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis siang (18/10), (Foto: Ist)
 
CIREBON, Berita HUKUM - Pada akhir tahun 2012, akan ada tambahan kapasitas terpasang listrik sebesar 6.500 MW dari Program Percepatan 10.000 MW tahap pertama.

"10.000 MW tahap pertama akan selesai 2014, akhir tahun 2012 selesai sekitar 6.500 MW, sisanya akan selesai 2013 dan 2014," demikian diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, usai meresmikan beroperasinya PLTU Cirebon 1 x 660 MW di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis siang (18/10).

Selain dari tahap pertama, menurut Jero Wacik, untuk percepatan 10.000 MW tahap kedua, dimana saat ini pengembangan listrik geothermal mulai bergairah, pada 2014-2016 diperkirakan akan ada tambahan 3.000 MW dari geothermal.

Pada kesempatan tersebut, Menteri ESDM juga memberikan apresiasi atas akslerasi pengoperasian PLTU Cirebon yang lebih cepat 8 bulan dari yang dijadwalkan.

Sebagian besar proyek IPP selesai lebih cepat, karena selain dikejar kepentingannya sendiri, Pemerintah juga turut mengawalnya. "Proyek Cirebon lebih cepat 8 bulan dari jadwal, Tanjung jati 3 bulan lebih cepat, Paiton 1 bulan lebih cepat. Itu menggembirakan karena menunjukkan keinginan menambah lagi karena merasa convenient pada proyek sebelumnya," lanjut Jero Wacik.

Diungkapkan Jero Wacik, skema Independent Power Producer (IPP) merupakan wujud kepercayaan swasta pada Pemerintah. "Model begini, hanya bisa terjadi di negara yang pihak swasta percaya pada Pemerintah. Akan kita dukung terus pengembangan model seperti ini, dan mari kita kawal proyek-proyek ini bersama-sama," pungkas Menteri ESDM.(esd/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Listrik
 
  PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Rudi Hartono: Sebelumnya Tidak Ada Kajian
  Penghapusan Golongan Listrik 450 VA Bakal Bebani Rakyat Kecil
  Legislator Pertanyakan Wacana Kenaikan TDL ke Menteri ESDM
  Legislator Pertanyakan 'Road Map' Program 35 Ribu MW Listrik Untuk Indonesia
  Legislator Kritisi Mahalnya Harga Listrik
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2