Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
KOBAR
Aksi Demo KOBAR di Depan Gedung DPRD DKI Jakarta dan Istana Negara
Tuesday 02 Jun 2015 21:24:08
 

Tampak Sri Bintang Pamungkas (69) saat berorasi bersama massa KOBAR di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (1/6).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada momentum hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada Senin tanggal 1 Juni 2015, para aktivis KOBAR (Komando Barisan Rakyat) melakukan dua aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen masyakat dan gerakan mahasiswa ini, baik di kawasan DPRD DKI Jakarta dan Istana Negara Republik Indonesia di Jakarta Pusat.

Pada aksi demo kali ini Sri Bintang Pamungkas seorang tokoh pergerakan, reformis, aktivis, politikus dan juga orator hebat tiba-tiba muncul kembali yang turut dalam aksi massa KOBAR ini, "Hidup Pribumi.., hidup pribumi," teriak Sri Bintang lantang di hadapan aktivis KOBAR (Komando Barisan Rakyat) dan beberapa mahasiswa yang mengenakan jaket alamamaternya saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD DKI Jakarta, yang menuntut segera digulirkannya Hak Menyatakan Pendapat (HMP) untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (1/6).

Sri Bintang Pamungkas saat berorasi menyampaikan Deklarasi yang disuarakannya, yaitu:

1. Menyerukan persatuan. Persatuan kembali penduduk Indonesia.dari sabang sampai merauke sebagaimana terucapkan dalam Sumpah Pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan 1945.

2. Menyatakan tekadnya untuk kembali kepada UUD 1945 dan Dasar Negara Pancasila, serta menata ulang kembali Republik Indonesia.

3. Menyatakan tekadnya untuk mengganti kekuasaan negara sekarang atas dasar daulat rakyat yang absolut. Daulat yang absolut itu turun ke jalan. kalau rakyat sudah menyatakan pendapatnya di jalanan, itu adalah daulat rakyat tertinggi.

4. Mewujudkan tekadnya itu dalam sebuah Sidang Istimewa MPRS, daulat rakyat melalui sidang MPRS, kalau MPR tidak mau, maka MPRS, kita harus duduki MPR. bukan ratusan tp ribuan massa nanti kita turun ke jalan.

5. Untuk selanjutnya merebut kembali kedaulatan yang hilang dalam segenap asli pribumi oleh kesewenangan bangsa lain

Sementara, Sebelumnya, di lokasi yang sama di depan gedung DPRD DKI Jakarta juga berlangsung aksi unjuk rasa masa dari Ormas seperti FPI, FBR, dan FUI yang memenuhi jalan Kebon Sirih Jakarta untuk menuntut Ahok lengser dari jabatannya.

Aksi massa KOBAR hingga pukul 14.45 Wib beberapa perwakilan para demonstran dari aliansi KOBAR, dan Mahasiswa nampak pula beberapa aktivis senior seperti M. Effendy Harahap dan Sri Bintang Pamungkas ikut hadir dikerumunan para demonstran di depan gedung DPRD DKI Jakarta hari Senin ini.

"Bapak Syarifudin dari Fraksi Hanura akan mulai menindaklanjuti HMP semenjak hari Rabu (3/6) besok..." teriak Jhon Hanuar, dari KOBAR kepada para pengunjuk rasa.

Terlihat para pengunjuk rasa juga merasa tenang setelah beberapa perwakilannya dapat menemui anggota DPRD DKI Jakarta, dan berharap janjinya dapat dipenuhi nantinya.

"Kami mau untuk kedepannya Ahok sama Jokowi lengser. Kalau perlu kami akan duduki gedung DPRD DKI Jakarta," cetus bang Ijal, sapaan akrab untuk Rizal selaku Ketum KOBAR selepas melancarkan aksi di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Senin (1/6).(bh/mnd)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2