Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Reklamasi Pantai
Amien Rais: Reklamasi Teluk Jakarta untuk Kepentingan Khususnya Asing dan Aseng
2017-10-12 09:42:00
 

Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais saat memberikan pernyataan Pers.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua MPR RI periode 1999 - 2004 Amien Rais mengatakan bahwa reklamasi yang dibangun di pesisir pantai utara Jakarta hanya untuk kepentingan pihak luar Indonesia seperti aseng maupun asing.

"Saya orang awam tapi saya tahu reklamasi Jakarta sepenuhnya untuk kepentingan orang di luar indonesia khususnya asing dan aseng. Bukan untuk orang (Indonesia,red) seperti saya ini yang tidak mungkin beli apartemen di teluk Jakarta itu," kata Amien di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (10/9) kemarin.

Bahkan, sambung dia, reklamasi teluk Jakarta menjadi sangat penting bagi China khususnya u tuk mewujudkan program one belt one road atau dikenal dengan OBOR.

"Menurut saya ini subordinasi kepetingan China jadi kalau saya menafsirkan China itu punya strategi OBOR, one belt one road," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa One belt itu merupakan jalan darat sutera dari Beijing terus ke barat melalui 14 provinsi. China, Uzbek, hingga ke Turki terus ke Rotterdam.

"Sedangkan, ONe road, yakni jalan sutera lautan dari Beijing, laut timur China laut selatan china, selat Malaka, Selat Sunda, Samudara Hindia, Angola sampai ke Mesir menerobos Turki hingga rotterdam. Jelas sekali reklamasi adalah subordint memfasilitasi kepentingan jalan sutera laut China itu. Ini jelas bukan untuk kita (reklamasi)," papar politikus senior PAN.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa PAN akan tetap tegas dalam menyikapi setiap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat. "Saya kira PAN harus tegas," pungkas pendiri PAN itu.(aktual/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Reklamasi Pantai
 
  Tanggapi LBH, Pemprov DKI Pastikan Reklamasi Sudah Dihentikan
  Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
  NSEAS Bakal Gelar Diskusi Publik Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
  Hentikan Semua Reklamasi Teluk Jakarta, Gubernur Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau
  Setelah Ahok, Polisi Akan Periksa Djarot Terkait Kasus Proyek Reklamasi
 
ads1

  Berita Utama
Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden

Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden

• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2