Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Banjir
Banjir Rendam 7 Desa di Gorontalo Utara
Saturday 07 Feb 2015 20:31:42
 

Beberapa daerah diterjang Banjir (Foto: Istimewa)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Kondisi geomorfologi wilayah Gorontalo rentan banjir bandang. Pada Jumat (6/2) pukul 17.30 Wita terjadi banjir bandang di Kec. Monano, Kab. Gorontalo Utara yang merendam 7 desa yaitu desa Tolitehuyu, Monas, Juriati, Mokonow, Tudi, Pilohuata dan Monano. Tinggi air 50-150 cm. Sekitar 513 unit rumah dengan 2.208 jiwa terendam banjir dan 6 rumah rusak berat.

BPBD Gorontalo Utara bersama TNI, Polri, Tagana, PMI, SAR, relawan dan masyarakat sejak kemarin melakukan evakuasi. Dapur umum didirikan di Kantor Kec. Monano. Tidak ada korban akibat banjir bandang ini.

Sementara itu, Banjir juga terjadi dengan 3 korban tewas dari banjir Kali Lamong di Gresik yang telah dimakamkan pada hari ini. Banjir yang terjadi pada Kamis (5/2) pukul 01.00 Wib akibat meluapnya Kali Lamong yang telah merendam 29 desa di Kec. Benjeng, Kec. Cerme, dan Kec. Menganti, Kab. Gresik, Jawa Timur. Akibat Banjir menyebabkan 3 tewas, 5 luka-luka, 1.245 rumah terendam dengan 1.520 KK (4.432 jiwa) terdampak, 378 ha sawah terendam dan kerugian materi lain. Saat ini sebagian daerah masih banjir dengan ketinggian air 30 – 60 cm.

Korban jiwa akibat banjir Kali Lamong ini berawal dari 8 orang yang selesai melihat warga mencari ikan di Jembatan Kali Lamong di Desa Gadingwatu yang meluap. Mereka pulang melalui jalan pintas yaitu pematang sawah yang terendam banjir. Saat di pematang sawah ada seorang terpeleset, yang lain akan menolong tapi ikut terjebur. Saat bersamaan debit banjir naik dengan cepat yang akhirnya menyeret 8 orang.

Ada 5 orang yang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya tenggelam terseret banjir yang kemudian ditemukan dalam kondisi tewas yaitu Heni Pratama Putra (15), Sutris (17), dan M Martoni (21). Sedangkan 5 orang luka masih dirawat di RSI Cahaya Giri, Kringkang, Menganti, Gresik.

Kali Lamong ini selalu banjir setiap tahunnya. Perlu segera penanganan sungainya agar banjir tak berulang.(bhc/rat/topo/rls)



 
   Berita Terkait > Banjir
 
  Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
  Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
  Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
  Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
  Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2