Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Hukuman Mati
Basrief Arief: 12 Orang Terpidana Mati Sudah Bisa Dieksekusi
Friday 01 Feb 2013 14:38:35
 

Jaksa Agung Republik Indonesia, Basrief Arief saat ditanyai wartawan, Jum'at (1/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung dalam waktu dekat ini tengah mempersiapkan langkah eksekusi terhadap 111 orang terpidana mati.

"Sudah kita inventarisir, jadi dari terpidana mati, yang 111 orang, itu ada 12 yang sudah, artinya sudah bisa dieksekusi, apa artinya itu, bahwa upaya hukumnya sudah tidak ada lagi, jadi apakah itu upaya hukum banding, kasasi, PK (Peninjauan Kembali) sudah tidak ada lagi," kata Jaksa Agung Basrief Arief usai shalat Jumat di Kejaksaan Agung, Jumat (1/2).

Rincian perkara untuk terpidana mati antara lain kasus narkoba 71 orang, yang lainnya kasus pembunuhan dan terorisme.

Persoalan grasi yang merupakan hak bagi setiap warga negara, Jaksa Agung mengungkapkan bahwa Kejaksaan akan melihat, apakah ada kepentingan para terpidana mati sehingga layak mengajukan grasi.

"Tentunya terkait masalah grasi, nanti kita coba lihat, masih ada kepentingan dia untuk mengajukan grasi. Tapi yang sudah kita persiapkan, itu dalam waktu, beberapa ini, inikan kita belum bisa mengatakan waktunya kapan harus bisa dilaksanakan (eksekusi), tapi ya insya Allah dalam waktu dekat ini, kita lakukan eksekusi," tutur Basrief kepada para wartawan.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Hukuman Mati
 
  Predator 13 Santriwati Lolos Hukuman Mati. Kajati Jabar: Kami Pikir-pikir
  Sindikat Narkotika di Rawa Kalong, Gunung Sindur Bogor Dituntut Hukuman Mati
  AMPAD Mendukung Penuh Jaksa Agung Hukum Mati Koruptor
  DPR Pertanyakan Dasar Pemohon Soal Korupsi Saat Bencana Alam
  Amnesty International Indonesia Yakin Moratorium Hukuman Mati Dapat Terwujud
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2