Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    

Bekas Staf Nazaruddin Berharap Kasus Korupsi Terbongkar
Tuesday 09 Aug 2011 15:26:49
 

Mantan staf pribadi Nazaruddin, Nuril Anwar (Foto: BeritaHUKUM.com)
 
JAKARTA-Mantan staf pribadi Muhammad Nazaruddin, Nuril Anwar merasa terkejut ketika mengetahui bosnya tertangkap di Cartagena, Kolombia, pada Minggu (7/8) lalu. Namun dia mengaku merasa lega, akhirnya mantan bosnya itu bisa mengakhiri masa pelariannya selama ini.

“Pertama kali saya mendengar, memang terkejut. Tetap saya lega, akhirnya pelarian Nazaruddin telah berakhir,” katanya ketika dihubungin di Jakarta, Selasa (9/8).

Nuril mengaku tidak heran jika Nazaruddin mantan bosnya itu selama dalam pelariannya selalu berpindah-pindah tempat. Karena selama ini sosok Nazaruddin yang selama ini dia kenal, adalah orang kaya raya, sehingga sudah menjadi hal lumrah bila pindah ke beberapa negara. "Saya menduganya, dia menetap di Singapura, ternyata berpindah-pindah ke negara lain. Lumrahlah, dia bisa kemana-mana, uangnya banyak, kalau mau dan bisa kabur ke bulan pun dia bisa," kata Nuril.

Namun, dia bersyukur akhirnya Nazaruddin tertangkap. Nuril berharap mantan bendahara umum Partai Demokrat ini bisa membuktikan tuduhannya yang selama ini dilontarkannya. “Daripada menuduh dengan cara sembunyi, lebih baik berbicara di depan hukum," ujarnya.

Nuril pun berharap, dalam proses hukum nanti, Nazaruddin dapat membuktikan apa yang pernah disampaikan, dirinya adalah orang yang terlibat bagi-bagi uang pada saat pelaksanaan Kongres Demokrat, tahun lalu. "Semua nama yang pernah diungkap harus dibuktikan, termasuk kepada saya. Dan saya berharap, penegak hukum dapat menjaga keselamatan dia, bila ia sudah tiba di Indonesia," kata Nuril lagi.

Kepada media, Nazaruddin pernah menyebut beberapa nama selain Ketum PD, Anas Urbaningrum. Nuril Anwar, seperti diungkap Nazaruddin dalam kesaksiannya yang disiarkan di dua stasiun televisi, adalah orang yang ikut membagi-bagikan uang ke para peserta kongres Demokrat, untuk memenangkan Anas Urbaningrum.(irm)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2