Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
BlackBerry
BlackBerry Siap Lepas Lisensi, Bahkan Jual Perusahaan
Wednesday 10 Jul 2013 19:52:54
 

BlackBerry 10.(Foto: Ist)
 
KANADA, Berita HUKUM - CEO BlackBerry Thorsten Heins mengatakan terbuka atas segala kemungkinan untuk meningkatkan nilai perusahan agar menguntungkan pemegang saham.

Kemungkinan itu termasuk langkah-langkah strategis, yakni membuka kesepakatan lisensi atau bahkan menjual perusahaan.

Dalam rapat umum pemegang saham tahunan, di Waterloo, Kanada, Selasa (9/7), Heins mengaku sedang mencari alternatif strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan. Salah satunya dengan menciptakan ponsel pintar baru yang berjalan dengan sistem operasi BlackBerry 10.

Akan tetapi, Heins bertekad untuk tetap pada rencana awal. "Ini merupakan transisi jangka panjang perusahaan, tetapi saya dapat meyakinkan bahwa kami sedang berupaya sangat keras," kata Heins seperti dikutip dari Reuters.

Beberapa investor percaya bahwa BlackBerry akan bangkit berkat BlackBerry 10. Heins menyatakan BlackBerry mulai menunjukan tanda keuntungan di segmen pasar premium.

Perusahaan mengklaim ponsel Z10 dan Q10 mendapat sambutan baik di pasar global. Mereka yakin ponsel tersebut dapat bersaing dengan Apple iPhone 5 dan ponsel berbasis Android.

Ross Healy dari perusahaan manajemen aset MacNicol & Associates, yang kliennya memiliki saham BlackBerry, percaya atas kepemimpinan Heins di BlackBerry. "Saya bisa melihat keyakinannya. Dia berbicara tentang kemitraan dan terbuka untuk melakukan pembicaraan," ucap Healy.

Namun, beberapa investor mengingatkan BlackBerry untuk bergerak cepat dalam merilis ponsel pintar segmen menengah. Karena sejak peluncuran BlackBerry 10, perusahaan itu terjebak pada produk segmen premium (Z10 dan Q10) dan produk segmen menengah ke bawah (ponsel BlackBerry OS).

Basis pelanggan BlackBerry secara global mengalami penurunan. Kuartal dua tahun 2013 ini hanya 72 juta dari 79 juta pelanggan pada kuartal pertama 2013, seperti yang dikutip dari kompas.com, pada Selasa (9/7).

Pada pertemuan kemarin, pemegang saham resmi mengganti nama perusahaan dari Research In Motion Ltd menjadi BlackBerry Ltd. Kode saham BlackBerry ikut berubah menjadi "BBRY" di Nasdaq, AS dan "BB" di Toronto Stock Exchange, Kanada. Pengumuman pergantian nama perusahaan dilakukan pada akhir Januari 2013 untuk menyederhanakan branding dan pemasaran.(rtr/kmp/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > BlackBerry
 
  BlackBerry Siap Luncurkan Z3 Pekan ini
  BlackBerry Rugi, Pendiri Jual Saham Senilai Rp 317 Milyar
  Surat Blackberry Untuk Pengguna
  BlackBerry Akan Dijual Sekitar Rp 53 Triliun
  Kalah Bersaing, BlackBerry Kini Cari Selamat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2