Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bom
Bom Rakitan dalam Tas Hitam di Warteg Tangerang
Thursday 26 Dec 2013 16:13:39
 

Rangkaian Bom Yang Ditemukan Densus 88 Mabes Polri.(Foto:BH:put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tas hitam yang ditemukan di sebuah Warung Tegal (Warteg) Gita 2 milik Saepuri (23) yang terletak di Jalan Raya Korelep, Kampung Rancak Serdang RT 09 RW 03 Desa Rancak Iyuh Kecamatan Panongan, Tangerang Kabupaten, yang berisi dua rangkaian bom rakitan.

Satu bom terbuat dari pipa PVC dengan panjang 12 centi meter dengan diameter 5 centi meter kemudian dililit dengan lakban hitam serta ada paku, baterai, kabel dan black powder. Bom tersebut diduga dibawa perampok Bank BRI yang sempat makan di warteg tersebut.

Bom kedua terbuat dari pipa besi dengan panjang 10 centi meter dan berdiameter 4 centi meter, dililit dengan lakban tetapi tidak ada paku.

"Berdasarkan informasi terakhir dua rangkaian benda diduga bom tadi ada black powdernya yang dapat digunakan sebagai material bahan peledak," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari tribunnews.com pada, Kamis (26/12).

Dikatakan Agus, kemudian benda diduga bom tersebut diamankan Gegana Polda Metro Jaya dan dilakukan disposal serta penguraian.

Saat ini Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang Saksi, 7 orang berasal dari pihak Bank BRI Panongan dan 3 dari pihak warteg.

"Saat ini sedang dilakukan pendalaman, karena pelakunya tidak lama setelah meninggalkan warteg terjadi kasus curas di sebuah bank, jarak dari warteg ke bank sekitar 500 sampai 800 meter," ungkapnya.(ads/tbn/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Bom
 
  Kecam Bom Di Gereja Surabaya, Zulkifli Hasan: Kemanusiaan Kita Terluka
  Terkait Pemboman Gereja di Surabaya, Berikut Tanggapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  Teror Bom Surabaya, Kapolda Metro Jaya Mengeluarkan Telegram Jakarta Status Siaga 1
  Ada 9 Meninggal dan 40 Luka akibat 3 Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya
  Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2