Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
MEA
Crowdfunding Onsystem Lahir Karena Tantangan Menghadapi MEA
2016-06-22 21:51:21
 

Chief Project Officer, Richard Erlangga (kedua kanan), Chief Operating Officer, Evan Sastria (paling kiri) dan Chief Executive Officer Dery Arfian (tengah) saat sesi foto bersama di acara diklat angkatan pertama PT Rangkiang Permata Onsystem di Jakarta Selatan, Rabu (21/6).(Foto: BH /yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Rangkiang Permata Onsystem merupakan sebuah platform crowdfunding (fasilitas pendanaan publik) yang dijalankan secara profesional oleh direksi dan tim yang sudah berpengalaman di bidang investasi.

PT Rangkiang Operating Onsystem menggelar diklat selama 3 hari (20-23 Juni) di Gedung Griya Bima Sakti, Jalan Raya Pasar Minggu Triloka, Jakarta Selatan.

Chief Project Officer, Richard Erlangga menjelaskan, "Diklat ini kita gelar selama 3 hari.? Kami adalah perusahaan yang mengusung sistem Pancasila, semua sila kami jalankan pada usaha kami ini," katanya dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (22/6).

"Kami perusahaan baru yang saat ini membutuhkan banyak dukungan doa dan support dari teman media, sehingga perusahaan kami ini menjadi salah satu unsur yang bermanfaat bagi negara untuk membangun perekonomian bangsa," ujarnya.

Selanjutnya Chief Operating Officer PT Rangkiang Permata Onsystem, Evan Sastria mengatakan, peluncuran perusahaan Onsystem ini dilatarbelakangi adanya kekhawatiran akan tantangan dalam menghadapi ekonomi dunia, terutama Asia.

"Latar belakang Onsystem ini muncul karena adanya? kekhawatiran kita terhadap tantangan ekonomi yang akan sedang kita hadapi, terutama pada 2015 ini kita sudah masuk ke pintu gerbang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," katanya.

PT Rangkiang Permata Onsystem memiliki 2 target, yakni memberikan permodalan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan mengembangkan Usaha Permodalan besar.

PT Rangkiang Permata Onsystem membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang memiliki modal cukup, yang ingin meletakkan modalnya di daerah investasi yang benar (bukan bodong) dan diawasi dengan ketat oleh komisaris dan perusahaan, lembaga keuangan negara yang benar, silakan cari informasi mengenai Onsystem. Dan Website server Onsystem dapat dilihat langsung di www.myonsystem.com

"Mudah-mudahan Onsystem dirancang dengan baik untuk menjadi sebuah lembaga investasi bagi bangsa kita dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan," ujarnya.

?Perusahaan juga di awasi oleh dewan pengawas dan dewan komisaris yang sangat mengerti akan tantangan ekonomi bangsa. Di regulasi ketat oleh lembaga-lembaga negara. Di audit secara internal dan eksternal (Public accountant).

"Untuk onsystem sendiri, ini memang suatu perusahaan baru yang kita rancang. Jadi, proses inisiatif kita dari sisi proses perlengkapan regulasi, karena onsystem ini perusahaan pendanaan. Artinya, banyak lembaga negara yang harus kita datangi untuk mengatur regulasi kita, baik dari sisi Hukum, OJK, maupun Lembaga Keuangan lainnya," tuturnya.

Untuk peserta diklat angkatan pertama ini digelar selama 3 hari (20-23 Juni 2016). Di mana, pesertanya adalah leader-leader pemasang jaringan yang ada di daerah yang memiliki record baik dalam dunia pemasaran jaringan.

"Kurang lebih ada 87 perwakilan dari seluruh Indonesia yang mewakili, kita berikan diklat dalam 3 hari. Kita berikan materi untuk menyamakan ideologi pemahaman kita. Bahwa kita ingin stop membawa uang ke luar negeri melalui investasi-investasi yang berakhir tidak baik bagi masyarakat kita. Kita juga ingin mengembalikan kekuatan ekonomi kita dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," tuturnya.

Perusahaan ini di inisiasi oleh Dewan Komisaris dan Dewan Penasehat yang dipimpin langsung oleh Bapak TNI Jend TNI Purn Djoko Santoso (Panglima TNI ke-13 dan sebagai Komisaris Utamanya adalah Mayjen (Purn) Fuad Basya, mantan Kapuspen Mabes TNI.

Ikut serta dalam acara ini, yakni Jend TNI Purn Djoko Santoso Msi, Marsda TNI Purn Madar Sahib Psc SSP (RCDS), Mayjend TNI Purn Mohd Fuad Basya, Mayjend TNI Purn Anas Alwi, Yemmelia SE MSi, Haryo Budi Rahmadi SE.M.Si (Han), dan Frandy Ramadhani (Chief Marketing Officer Onsystem).(bh/yun)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2