Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Seni
DKJ Gelar Pameran Seni Wani Ditata Project di TIM
Monday 19 Oct 2015 12:27:26
 

Backdrop Pameran Seni Wani Ditata Project di TIM.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Kesenian Jakarta, DkJ selama tanggal 3 s/d 19 Oktober 2015 akan menggelar Pameran Seni Wani Ditata Project. Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mulai menginisiasi proses berkesenian yang menuntut keterbukaan dalam mengembangkan ide seperti proyek seni.

Dalam projek seni ini, sebuah subjek wacana akan didalam dengan proses kerja yang menghasilkan pengetahuan, terkait isu isu perempuan yang nanti akan disebarkan di akhir proyek.

"Tujuan program ini untuk mengajak kedelapan perupa perempuan tersebut membaca perkembangan seni rupa kontemporer di Jakarta, dimana perempuan pun menjadi pemain utama saat ini, sekaligus untuk merangkum wacana sosial-politik-budaya yang dibaca oleh mereka," ujar Hafiz Rancajale selaku Ketua Komite Seni Rupa DKJ, Senin (19/10).

Wani Ditata Project terdiri dari Aprillia Apsari, Julia Sarisetiati, Kartika Jahja, Keke Tumbuan, Marishka Soekarna, Otty Widasari, Tita Salina, dan Yaya Sung, serta difasilitasi oleh Angga Wijaya selaku Kurator muda Indonesia.

Pameran yang dibuka pada Sabtu beberapa pekan lalu (3/10) berkisar pukul 19.00 Wib hingga 22.00 Wib di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki (TIM), dengan dimeriahkan oleh penampilan Disrobot Radio dan Irama Nusantara. Sedangkan pamerannya sendiri akan berlangung dari tanggal 4 hingga 19 Oktober 2015, dan dibuka pukul 11.00 - 20.00 Wib.

Tak hanya pameran, Wani Ditata project akan mengantarkan diskusi bertema "Citra Dharma Wanita dalam Konstruksi Sosial" pada, Selasa (6/10) pukul 15.00 -17.00 Wib. dengan pembicara Julia Suryakusuma sebagai seorang Aktivis, Penulis, Akademisi Indonesia dengan multidisiplin di bidang seni sampai gender.

Dan dihadiri pula Manneke Budiman, pengajar sekaligus Kritikus Sastra Kontemporer dari Universitas Indonesia, serta selaku moderator Maulida Raviola, Koordinator Umum organisasi anak muda, Pamflet generasi. Selain itu yang menjadi tema diskusinya, Dharma Wanita juga merupakan subjek wacana yang didalami dalam proses kerja para perupa dan kurator Wani Ditata Project.

Seluruh rangkaian program ini gratis dan terbuka untuk umum. Informasi Lebih Lanjut Dita Kurnia - Humas DKJ Jalan Cikini Raya No.73 Humas@dkj.or.id.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Seni
 
  Bamsoet Buka Pameran Lukisan 'Semar Ngruwat Jagad'
  Seni Rupa Bagian Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
  Festival Budaya Saman Dimulai Hari Ini Hingga 24 November 2018
  Melukis di Atas Media Kipas: Agar Anak-anak Paham Perdamaian dan Persahabatan
  Museum Basoeki Abdullah akan Gelar Pameran Lukisan dari 19 Perupa
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2