Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Pemanasan Global
DPR Desak Negara Maju Upayakan Atasi Perubahan Iklim
Thursday 15 Jan 2015 18:54:59
 

Parlemen Indonesia soal perubahan iklim, di Sidang Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) di Quito, Ekuador, Selasa sore, (13/1).(Foto: twitter)
 
EKUADOR, Berita HUKUM - Delegasi Parlemen Indonesia Rachel Maryam Sayidina mendesak negara-negara maju untuk memimpin upaya-upaya mengatasi tantangan global perubahan iklim seperti dirumuskan dalam United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

"Kami juga ingin mendorong adanya komitmen negara-negara maju untuk memenuhi target pendanaan iklim $ 100 milyar per tahun hingga tahun 2020,"ujar Rachel saat menyampaikan statement parlemen Indonesia soal perubahan iklim, di Sidang Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) di Quito, Ekuador, Selasa sore, (13/1).

Menurutnya, kita memiliki keprihatinan yang sama, yaitu bahwa perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar dunia pada saat ini dan pada masa yang akan datang. "Tidak ada satu negara pun, baik negara maju ataupun negara berkembang, baik kaya maupun miskin, yang dapat menghindari dampak ancaman nyata yang ditimbulkan oleh perubahan iklim," jelasnya.

Karenanya, lanjut Rachel, kita harus memperkuat kemitraan kita untuk mendorong langkah-langkah penanganan yang lebih serius dan membantu masyarakat rentan dalam menghadapi dampak yang menghancurkan dari pemanasan global.

Langkah-langkah penanganan perubahan iklim, paparnya, berhubungan dengan kebijakan ekonomi, keamanan, kesehatan, lingkungan dan pembangunan. "Ini sangat dibutuhkan peran dari para legislator untuk mendukung pembuatan kebijakan nasional dalam penanganan perubahan iklim. Periode ini merupakan periode yang sangat penting bagi setiap negara untuk menentukan apa yang akan menjadi kontribusi-kontribusi nasional mereka untuk kesepakatan universal di tahun 2015,"katanya.

Indonesia, tambahnya, ingin menyampaikan dukungan kuat bagi kemitraan global yang ditujukan untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi oleh kawasan ini dalam mengatasi dampak negatif dari perubahan iklim.(sugeng/dpr/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pemanasan Global
 
  Greta Thunberg Jadi 'Person of The Year' Versi Majalah Time
  Rahmawati Husein, Wakili Asia Tenggara dalam Sidang Dewan Pengarah PBB
  DKI Jakarta Jadi Tuan Rumah Kick Off C40 Climate Action Planning Program
  5 Hal yang Bisa Anda Lakukan Membantu Mengurangi Pemanasan Global
  Donald Trump Tuduh Para Ilmuwan 'Memiliki Agenda Politik' Namun Akui Perubahan Iklim Bukan Hoax
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2