Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Kapolri
DPR Segera Proses Penunjukkan Budi Gunawan sebagai Calon Kapolri
Monday 12 Jan 2015 16:13:23
 

Ilustrasi. Gedung DPR RI, Senayan Jakarta.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akan mengagendakan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan. Kalemdikpol Polri ini merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K Harman, mengatakan, surat pengajuan calon Kapolri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang belum dibacakan. Namun, hal itu segera di proses mengingat pada Oktober 2015, Kapolri Jenderal Sutarman sudah memasuki masa pensiun.

"Fit and proper test Kapolri ya akan kita jalankan. Tapi sekarang belum dibacakan suratnya," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/1).

Politikus Partai Demokrat ini menuturkan, terkait dengan dugaan kepemilikan rekening gendut, sedianya hal tersebut telah di klarifikasi sejak empat tahun lalu. Bahkan sudah dilakukan investigasi internal, dan hasilnya nihil alias dugaan tersebut tidak terbukti.

"Komisi III sudah pernah minta untuk menjelaskan empat tahun lalu ketika isu muncul, kami minta Kapolri untuk klarifikasi," terangnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi III, Desmond Junaedi Mahesa, mengatakan, penunjukkan Budi Gunawan sudah memenuhi dua syarat, dimana, dia ditunjuk oleh Presiden selaku pemilik hak prerogatif. Kedua, Budi juga mendapat rekomendasi Kompolnas untuk menggantikan Sutarman.

Hanya saja, tinggal menanti kesiapan Budi untuk dilakukan fit and proper test oleh Komisi III DPR. Hal ini penting dilakukan untuk melihat sejauhmana kompetensinya. Sejauh ini, politikus asal Partai Gerindra ini melihat Budi sebagai sosok yang memiliki integritas dan kapasitas untuk bisa mengemban tugas sebagai Kapolri.

"Kalau yang menguat itu menurut saya Budi Gunawan. Kita memang berharap satu nama saja yang dikirim. Penunjukan Budi Gunawan memang telah kami prediksi sejak Desember lalu. Saya kira kami akan menerima Budi Gunawan," pungkasnya.(bhc/has)



 
   Berita Terkait > Kapolri
 
  Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
  Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
  Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
  100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
  Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2