Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hacker
Di China Ada Gerakan Mata-mata Cyberg
Saturday 31 Mar 2012 16:30:02
 

Cyberg Crime (Foto: Ist)
 
SAN FRANSISCO - Sebuah firma keamanan internet asal Jepang, Trend Micro berhasil melacak para hacker China, yang bergerak sebagai mata-mata cyber.

Seperti yang dilansir AFP, Sabtu (31/3). Hacker yang beralias nickname Dang0102 dan Scuhkr terlibat gerakan mata-mata online untuk mencuri rahasia militer, informasi tambang di bidang energi, perkapalan dan industri penerbangan. Dan Negara yang menjadi sasaran mereka adalah India, Jepang dan Tibet.

Menurut Trend Micro, ini merupakan gerakan kampanye Luckycat yang menyerang beragam rangkaian target dengan menggunakan berbagai malware. “ Dan kami melacak unsur-unsur kampanye ini untuk hacker berbasis di Cina,” kutipan makalah perusahaan yang berada di Tokyo ini.

Para mata-mata cyberg ini telah menyerang 233 komputer, biasanya dengan menipu pengguna untuk membuka link atau file booby sehingga terjebak dengan perangkat lunak berbahaya yang dibuat untuk membiarkan hacker terus menjarah informasi, perusahaan keamanan.

Lebih lanjut Trend Micro menjelaskan, bahwa tindakan hacker ini bisa dikategorikan sebagai spionase cyber yang disponsori oleh Negara. "Tidak seperti sebagian besar hacker lainnya yang fokus pada mencuri kartu kredit dan informasi perbankan yang terkait dengan cybercrime, tetapi serangan ini ditargetkan terasa berbeda dan lebih dicirikan sebagai spionase cyber,” imbuhnya.

Tetapi, Trend Micro tidak langsung menujuk pemerintah China yang terlibat. Namun para peneliti keamanan percaya bahwa gaya serangan dan jenis target menunjukkan disponsori negara mata-mata. (inc/sya)





 
   Berita Terkait > Hacker
 
  Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
  Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
  2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
  Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
  Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2