Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Raffi Ahmad
Dicurigai Pengedar, BNN Selidiki Kekayaan Raffi Ahmad
Saturday 02 Feb 2013 11:45:53
 

Sumirat Dwiyanto, Kepala Humas BNN saat menggelar keterangan pers menentukan status tersangka Raffi cs.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Harta kekayaan artis muda Raffi Ahmad mulai dicurigakan. Bardasar hasil tes, keterangan saksi, serta penyadapan telepon genggam, Badan Narkotika Nasioanl (BNN) mulai mencurgai Raffi sebagai pengedar. Siapa yang tidak tahu Raffi Ahmad yang bergelimang harta. Chevrolet Camaro SS edisi khusus transformer yang berbandrol Rp 2 miliar menghiasi bagasi rumah Raffi. Belum lagi mobil-mobil lain dan harta kekayaan baik berbentuk uang maupun barang.

Jika melihat kegiatan Raffi di acara-acara televisi memang ia selalalu menjadi presenter utama. Di acara musik 'Dahsyat' misalnya, ia selalu berduet dengan Olga Saputra sehingga membuat acara ini melambung. Berhembus kabar bahwa Raffi diganjar bayaran Rp 20 juta per episode. Sementara di malam harinya, Raffi menghiasi layar kaca ANTV di acara 'Pesbuker'. Sementara sampingannya adalah iklan dan pemain film.

Sementara jika melihat harta kekayaan Raffi yang tampak saja rasa sangat menggiurkan. Selain mobil super mahal itu, Raffi juga mengoleksi mobil Fortuner, Hummer, dan masih ada mobil-mobil lain. Belum lagi rumah, dan barang-barang lain yang belum diketahui masyarakat luas dan yang tidak kalah hebatnya, ia kehidupannya begitu mewah. Untuk itu lah, BNN meminta bantuan pada salah satu anggota DPR RI agar melacak harta kekayaan mantan pacar Yuni Shara itu.

Salah satu sumber dari dalam BNN yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa, harta kekayaan Raffi memang perlu dilacak. Sehingga, BNN bisa terus mendalami peran yang bersangkutan. Apakah Raffi sebagai pengedar atau bandar.

"Bayaran dia berapa sih, tapi kalau dilihat dari hartanya sangat banyak. Belum lagi kehidupannya yang mewah. Kami sudah minta tolong pada salah satu anggota DPR RI agar bisa bekerja sama dengan BPK untuk melacak harta Raffi," kata sumber itu.

Tidak mungkin, kata sumber itu, jika Raffi hanya sebagai presenter bisa hidup mewah seperti itu. Lihat saja artis-artis lain yang lebih dulu top dibanding Raffi, gaya hidupnya kalah. "Bisa saja pengedar, bisa dilihat pasal yang menjeratnya. Kelihatan di pasal itu bahwa Raffi tidak hanya dikenakan pasal 127 atau pemakai. Apakah hartanya didapat dari hasil obat-obatan terlarang ini?, lihat saja nanti," tambahnya.

Yang jelas, maraknya artis mengonsumsi obat terlarang ini, pasti pengedarnya juga dari kalangan artis. Jika pengedar itu tidak mempunyai profesi sama, sulit untuk bisa melebur dengan mereka. Saat ini, dari 17 orang yang diciduk, Raffi menjadi satu-satunya orang yang ditahan oleh BNN. Tampak jalas bahwa Raffi menjadi aktor utama dibanding rekan-rekannya itu.

Sumirat Dwiyanto, Kepala Humas BNN menyebut bahwa pihaknya terus mencari bandar pemasok zat methylone itu. "Kita masih mengembangkan, siapa pemasoknya, asalnya dari mana," katanya. Apakah dalam waktu dekat si bandar itu akan ditangkap, atau isu ini akan hilang dengan sendirinya? Kita tunggu saja.(bhc/din)



 
   Berita Terkait > Raffi Ahmad
 
  Soal Kelanjutan Kasus Narkoba Raffi Ahmad, Ini Harapan Amy Qanita
  Raffi Dibebaskan, Wanda Hamidah Ucapkan Syukur
  Berkas Raffi Sudah Dua Kali Ditolak Kejagung
  BNN Cekal 7 Teman Raffi ke Luar Negeri
  Kuasa Hukum Raffi Ancam Menuntut, Inilah Tanggapan BNN
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2