Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
WEF
Digelar di Jakarta 20 April, 650 Peserta Sudah Mendaftar Ikuti World Economic Forum
Monday 30 Mar 2015 16:51:31
 

Ilustrasi. Menko Perekonomian Sofyan Djalil.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 650 peserta yang berasal dari 35 negara telah menyampaikan konfirmasinya untuk mengikuti World Economic Forum (WEF), yang akan digelar di Jakarta, pada Senin (20/4) mendatang.

“Sejauh ini partisipasi sangat tinggi, paling sedikit sampai hari ini sudah mendaftar 650 peserta dari 35 negara yang akan datang di World Economic Forum,” kata Menko Perekonomian Sofyan Djalil seusai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua World Economic Forum Dr. Philipp Rösler, di kantor Presiden, Jakarta, Senin (30/3).

Menurut Menko Perekonomian, sejauh ini persiapan di tingkat domestik yaitu di tanah air terkait penyelenggaraan World Economic Forum itu sudah baik. Diharapkan saat World Economic Forum berlangsung nanti Indonesia dapat menjelaskan tentang posisi Indonesia, investasi di Indonesia, masalah reformasi yang dilakukan di Indonesia, dan prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Saat ditanya apakah penyelenggaraan World Economic Forum di Jakarta ini menjadi salah satu cara pemerintah mendapatkan investor-investor, Menko Perekonian Sofyan Djalil meyakinkan, bahwa penyelenggaraan WEF itu adalah inisiatif swasta.

“World Economic Forum termasuk salah satu organisasi yang aktif membahas isu-isu ekonomi dunia. Setahun sekali mereka rutin mengadakan pertemuan di Davos, Swiss. Ada juga di Asia, yang kali ini diadakan di Jakarta. Kemudian mereka nanti juga akan mengadakan di Timur Tengah yaitu di Yordania, juga akan diadakan di Afrika Selatan dan juga di Amerika Latin,” jelas Sofyan.

Namun diakui Menko Perekonomian, bahwa penyelenggaraan WEF yang paling banyak pesertanya adalah yang diselenggarakan di Davos, Swiss, tahun lalu, yang diikuti oleh 3.000 orang.

Mengenai 650 peserta yang sudah mendaftar mengikuti WEF di Jakarta, Menko Perekonomian Sofyan Djalil menilai bahwa hal itu menunjukkan keinginan atau minat para investor, usahawan, professional untuk datang ke Indonesia untuk melihat secara dekat bagaimana kemajuan upaya untuk meningkatkan investasi.

“Yang penting mereka datang melihat karena seeing is believing, yaitu orang baru akan percaya setelah melihat,” jelas Sofyan seraya menyebutkan, hal ini dilakukan agar mereka percaya bahwa reformasi yang telah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai program infrastruktur yang ditawarkan oleh pemerintah telah berjalan dengan baik, dan diharapkan mereka akan datang memberikan investasi.(Setkab/ES/bh/sya)



 
   Berita Terkait > WEF
 
  Digelar di Jakarta 20 April, 650 Peserta Sudah Mendaftar Ikuti World Economic Forum
  Batal Hadiri WEF di Swiss, Presiden Ingin Fokus Tangani Bencana
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2