Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Digerebek Polisi, Keluarga Bandar Narkoba Melawan
Friday 24 May 2013 09:52:20
 

Ilustrasi, Shabu-Shabu.(Foto: Ist)
 
MAKASAR, Berita HUKUM - Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menggerebek lokasi peredaran narkoba di Jalan Yusuf Dg Ngawing dan Jalan Pampang, Kamis (23/5). Dari penggerebekan itu, keluarga bandar narkoba melawan petugas sehingga dua orang buruan polisi kabur.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, awalnya polisi meringkus tiga tersangka pengedar sabu di Jalan Yusuf Dg Ngawing. Tiga tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu masing-masing bernama Robby (33), Erwanto, dan Topan. Dari tangan ketiganya, polisi menyita 1 paket sabu seberat 5 gram, 12 paket sabu 12 gram, 1 paket sabu 8 gram, sebuah alat isap alias bong, serta timbangan elektrik.

"Ketiga pelaku merupakan DPO tindak pidana narkotika dan kasusnya masih kita kembangkan. Dari hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku barang haram tersebut diperoleh dari seorang bandar berinisial BC yang berdomisili di Jalan Pampang, Kecamatan Panakkukang," kata Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Ucuk Supardi.

Mendapat informasi itu, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan menggerebek rumah BC dan Go di Jalan Pampang. Dari hasil penggerebekan, petugas menyita 100 gram sabu, 50 butir ekstasi, sebuah timbangan elektrik, sebuah telepon seluler, serta alat isap atau bong.

"Saat petugas menggerebek kediaman BC dan Go, kedua saudara kandung ini melarikan diri karena pihak keluarga kedua DPO menghalang-halangi petugas. Melihat situasi sudah tidak kondusif dan menghindari aksi provokasi dan benturan petugas dengan warga atau keluarga yang bersangkutan, maka kami meninggalkan tempat penggeledahan," ungkap Ucuk, seperti yang dikutip dari kompas.com, pada Kamis (23/5).

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar juga diserang beberapa warga Jalan Kerung-kerung, Kecamatan Makassar, Minggu (24/3) lalu. Penyerangan terhadap polisi terjadi saat petugas berusaha menangkap tersangka bandar sabu berinisial BLD. BLD adalah bandar sabu besar di Kota Makassar yang hingga kini masih dalam pencarian polisi. Dia berdomisili di Kerung-kerung.(kmp/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
  5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2