Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Din Syamsuddin
Din Syamsuddin: Dalam Islam, Memilih Itu Kewajiban
Wednesday 09 Apr 2014 05:52:16
 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengajian bulanan PP Muhammadiyah yang rutin digelar tiap awal bulan, kemarin Jumat (4/4) menghadirkan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Wakil Kepala Polri Komjen Pol Badrodin Haiti. Dalam sambutan pengantar pengajian bulanan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin meminta Polri dan TNI tetap menjaga netralitas dalam Pemilu 2014.

"Kami berharap aparat penegak hukum bisa jadi wasit yang netral, ada di tengah dan tidak memihak," katanya saat pengajian bulanan bertema "Pemilu yang Damai, Aman, dan Bermutu" di aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, jalan Menteng Raya 62 Jakarta.

Din berharap pesta demokrasi lima tahunan bisa berjalan aman dan damai, karena akan menentukan masa depan bangsa.

Ia juga meminta warga Muhammadiyah tidak golput dan menggunakan hak pilihnya secara bijak. "Dalam Islam, memilih adalah kewajiban," ujar ketua umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015 ini.

Masyarakat yang menggunakan hak pilihnya dengan baik dinilai bisa menciptakan pemilu berkualitas yang pada akhirnya menghasilkan wakil rakyat dan pemimpin bermutu.

"Terutama melihat caleg yang tampil, sekitar 80 persen adalah anggota parlemen sebelumnya. Dan parlemen terakhir ini belum mendorong perubahan dan perbaikan bangsa. Wajar kalau ada yang pesimis dan apatis. Tapi agama kita mengajarkan untuk selalu optimis," papar Din (dzar/mhd/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Din Syamsuddin
 
  Sikapi Demo Rusuh DPR, Din Syamsuddin Minta Semua Pihak Tidak Adu Kekuatan
  Pesan Din Syamsuddin Usai Putusan MK
  Din Syamsuddin Menerima Penghargaan Kedua dari Pemerintah Jepang
  Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden
  Din Syamsuddin Tawarkan Dua Solusi dalam Menghadapi Pergeseran Peradaban Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2