Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Disdikpora
Disdikpora Aceh Utara Diduga Gelapkan Dana Pengawas UN
Friday 10 May 2013 21:04:21
 

Kepala Disdikpora, Razali SPd saat wawancara bersama para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Aceh Utara diduga terindikasi melakukan korupsi terhadap anggaran untuk biaya para pengawas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada sekolah menengah pertama beberapa pekan lalu.

Menurut informasi yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com, masing-masing pengawas pada pelaksanaan UN seharusnya menerima honor sebesar Rp 75 ribu. Namun oleh Disdik hanya dibayarkan senilai Rp 50 ribu per pengawas.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala SMPN 1 Lhoksukon, Syarifuddin. Kata dia, saat ini pihaknya mengakui bahwa para pengawas UN baru dibayarkan uang sebesar yang dimaksud di atas. Dia juga menyebutkan dana yang diterima dari Disdik untuk pembayaran honor pengawas hanya senilai Rp 50 ribu dan Disdik katanya akan memberikan tambahan Rp 25 ribu setelah uang itu cair.

"Anggaran yang saya terima dari Sub Rayon SMP 1 Lhoksukon dari Disdik untuk UN hanya segitu. Kalau kurang tanyakan saja ke Disdik," ujarnya, Jum'at (10/5).

Anggaran itu dijelaskan, digunakan untuk biaya para dan pelaksanaan UN, biaya operator penggunggah data para siswa dari semester 1-11 serta anggaran untuk pengawas UN, sekaligus mencetak data siswa dan biaya pendukung lainnya.

"Sebenarnya saya juga kesal, sebab anggaran itu menggunakan uang pribadinya dan sebagianya pinjam, anehnya dinas sampai saat ini pun belum mencairkannya," pungkasnya.

Sementara Kepala Disdikpora, Razali SPd melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen), Azhari membantah jika pihaknya menggelapkan dana untuk pelaksanaan UN kemarin.

"Uang itu belum cair, kalau sudah cair pasti akan dibayarkan segera," katanya.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Disdikpora
 
  HUT PGRI Ke-68: Kualitas Kerja Guru Lebih Ditingkatkan
  Miliaran Rupiah Proyek di Disdikpora 'Siluman'
  Disdikpora Aceh Utara Diduga Dijadikan Sarang Koruptor
  Hah..!! Disdikpora Tega Tak Menggaji Guru PNS Ini Lima Tahun
  Disdikpora Aceh Utara Diduga Gelapkan Dana Pengawas UN
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2