Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Nobel
Dua Ilmuwan Amerika Serikat Raih Nobel Kimia 2012
Thursday 11 Oct 2012 00:55:42
 

Robert Lefkowitz dan Brian Kobilka peraih Nobel Kimia 2012 (Foto: Ist)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Penghargaan Nobel Kimia 2012 diraih oleh dua ilmuwan Amerika Serikat yang melakukan penelitian tentang sel tubuh manusia.

Robert Lefkowitz dan Brian Kobilka dianggap berjasa dengan penelitian mereka atas hal yang disebut sebagai G protein-coupled receptors, yang merupakan sejumlah protein yang bisa melewati dinding sel.

Dengan penelitian yang mereka lakukan, maka bisa diperoleh pemahaman tentang bagaimana miliaran sel di dalam tubuh manusia mampu menanggapi lingkungannya.

Pemahaman tersebut amat berguna untuk mengungkap kompleksitas jaringan sinyal sel.

Saat mengumumkan pemenang Nobel Kimia, Sven Lidin dari Komite Nobel memulai pembacaan rangkuman penelitian Lefkowitz dan Kobilka dengan berteriak keras 'Boo!' kepada para wartawan.

Dia kemudain menjelaskan bahwa, adrenalin yang mengalir ketika seorang ketakutan merupakan salah satu perwujudan dari jaringan yang amat besar dalam komunikasi sinyal antara miliaran sel yang bisa melewati membran sel.

Sama dengan Nobel Kedokteran dan Fisika yang sudah diumumkan lebih dulu, hadiah sebesar 8 juta Kronor akan dibagi untuk Robert Lefkowitz dan Brian Kobilka.

Hingga tahun 2012 sudah terdapat 163 pemenang Nobel Kimia dengan pemenang pertama adalah warga Belanda, Jacobus van 't Hoff, pada tahun 1901.

Dia dianugerahi Nobel karena penelitiannya tentang tingkat reaksi dan tekanan osmosis.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Nobel
 
  Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos Raih Nobel Perdamaian
  Vladimir Putin: Sepp Blatter Layak Dapatkan Hadiah Nobel
  Nobel Perdamaian 2014 untuk Malala dan Satyarthi
  Patrick Modiano Pemenang Nobel Sastra
  OPCW Terima Hadiah Nobel Perdamaian
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2