Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Ambruk
Dua Wakil Ketua KPK Pantau Ambruknya Plafon
Monday 01 Apr 2013 11:27:33
 

Zulkarnain, wakil ketua KPK (tiga kiri) saat meninjau plafon yang ambruk, Senin (1/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnain dan Bambang Widjajanto (BW), Senin (1/4) secara bergantian memantau lobi gedung KPK yang ambruk. Zulkarnain nampak serius memerhatikan plafon yang ambruk Sabtu, (30/3) akhir pekan kemarin.

Zulkarnain yang mengenakan kemeja putih terlebih dulu berada di lobi KPK dibanding BM. Zulkarnain, sempat berbincang-bincang dengan petugas lainnya sambil melihat plafon yang jebol.

Tak lama setelah itu, Sekretaris Jenderal KPK Aninies Said Basalamah juga terlihat mendatangi lobby KPK. Ia pun terlihat serius mendengarkan arahan yang disampaikan oleh mantan Kajati Jawa Timur itu.

Zulkarnain hanya berkomentar sedikit mengenai ambruknya plafon ini. Ia mengatakan, "Cuma melihat kondisi saja," tuturnya. Zulkarnain pun masuk ke ruang KPK. Tak lama kemudian, BM setelah memberikan keterangan pada awak media, juga melihat plafon yang ambruk.

Tak lama setelah Zulkarnain masuk, BM tiba-tiba muncul. Sebelum melihat plafon, BM memberikan keterangan pada media terlebih dulu. BM mengatakan, ia tetap Bersyukur karena ambruknya plafon itu tidak memakan korban. "Alhamdulillah tidak ada korban," katanya.

Meski begitu, BM tetap meminta maaf pada tamu karena terganggu oleh ambruknya plafon ini. "Saya usulkan dua hal, pertama meminta maaf kepada tamu KPK atas ketidaknyamanan dan segera memperbaiki. Kedua, mengecek saluruh bangunan lain jangan sampai kejadian seperti ini terulang," ujar BM.

Seperti diberitakan, plafon lobi KPK ambruk pada Sabtu siang. Pada saat kejadian, tak ada korban yang terluka karena pada hari itu merupakan hari libur. Saat ini lobi KPK dalam proses perbaikan.(bhc/din)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2