Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Pertumbuhan Ekonomi
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
Wednesday 28 Jan 2015 17:50:21
 

Mr. Viviek Vaidya selaku Vice President sektor otomotif dan transportasi, Frost & Sullivan Asia Pasifik saat konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (27/1).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat pertumbuhan ekonomi Frost & Sullivan mengharapkan meningkatnya jumlah penjualan kendaraan di Indonesia sebanyak 5% atau mencapai (1.268 juta unit) pada tahun 2015 ini. "Dengan adanya pertumbuhan ekonomi 5,5% turut mendorong angka penjualan kendaraan, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong stabil," kata Mr. Viviek Vaidya selaku Vice President sektor otomotif dan transportasi, Frost & Sullivan Asia Pasifik.

"Dalam 5 tahun ke depan, sektor otomotif ditentukan oleh lima tema utama, yakni LGGC /LEC program, generasi penerus FTA, fokus pada ekspor, persaingan dari sektor otomotif Thailand dan evolusi Asean Economic Community (AEC)," ujar Mr. Viviek Vaidya menambahkan.

Ketidakpastian ekonomi global cenderung berimplikasi impor lebih mahal, karena mata uang rupiah yang melemah terhadap dollar. Makanya kenaikan biaya impor otomotif akan memberikan dampak yang signifikan, seperti suku cadang yang bernilai tinggi dan agregat yang masih di impor untuk berbagai model, jelas Vivek saat menggelar presentasi dan konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (27/1).

Pada tahun 2014, total volume industri Indonesia (TIV) menurun sebanyak 1,8 % dari tahun ke tahun menjadi 1.280 juta unit setelah mengalami pertumbuhan ekonomi selama 5 tahun berturut-turut, sebab penurunan permintaan kendaraan komersial sebanyak 6 %.

"Pangsa Indonesia dalam keseluruhan lingkaran Asean meningkat menjadi 38% dari total pasar Asean, meninggalkan pasar celah besar dari 11 % dengan Thailand," tutur Mr. Viviek.

Pada kesempatan yang sama mengenai peluang industri otomotif berkembang ini, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Jongkie D. Sugiarto mengungkapkan, pasar otomotif dunia sementara ini masih
dikuasai oleh China, yaitu sebesar 22,5 juta unit.

"Untuk kedepannya program pemerintah untuk menambah beberapa infrastruktur akan menjadi salah satu titik tolak meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Implikasinya tentu meningkatkan industri otomotif di Indonesia," ujarnya.

Harapan ke depan para investor agar dijadikan basis produksi, tidak hanya kendaraan bermotor namun juga komponen. Investasi masuk tentu lapangan kerja bertambah. "Prediksi kami dari asosiasi penjualan otomotif akan stagnan diangka 1,2 juta unit," pungkas Yongkie.(bhc/mnd)



 
   Berita Terkait > Pertumbuhan Ekonomi
 
  Wakil Ketua MPR: Ekonomi Tumbuh Namun Kemiskinan Naik, Pertumbuhan Kita Masih Eksklusif
  Waspadai Pertumbuhan Semu Dampak 'Commodity Boom'
  Pimpinan BAKN Berikan Catatan Publikasi BPS tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2022
  Harga Tidak Juga Stabil, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Gagal Menjalankan Amanat Pasal 33 UUD 1945
  Roadmap Ekonomi dan Industri Indonesia menuju Superpower Dunia
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2