Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Implan Payudara
Ganti Rugi Bagi Pengangkat Implan Payudara
Saturday 24 Dec 2011 02:18:41
 

Implan payudara dengan silikon dari PIP dikhawatirkan menyebabkan kebocoran (Foto: Ist)
 
PARIS (BeritaHUKUM.com) – Pemerintah Perancis akan memberi ganti rugi kepada sekitar 30.000 perempuan untuk mengangkat implan payudara. Kementerian kesehatan menyatakan bahwa implan yang dilakukan dengan silikon dari perusahaan Poly Implant Prothese (PIP) memiliki risiko kebocoran.

Namun pemerintah mengatakan, tidak ada risiko kanker dibandingkan dengan silikon produksi perusahan lain. Menurut Menteri Kesehatan Xavier Bertrand, desakan untuk mengangkat implan ini sebagai langkah pencegahan, tapi permintaan itu tidak mendesak.

Kepala Institut Kanker Nasional Perancis, Dominique Maraninchi mengatakan, kasus kanker di Perancis yang terkait dengan silikon PIP kemungkinan bukan karena implan yang rusak. Sedangkan badan pengawas kedokteran dan produk kesehatan Inggris (MHRA), menyatakan pula bahwa tidak ada bukti yang mengaitkan kanker dengan diangkatnya implan.

Ratusan ribu perempuan di seluruh dunia menggunakan implan dari PIP, sebagian besar wanita di Amerika Selatan dan Eropa barat. Sementara kelompok pegiat di Perancis mengatakan, paling tidak ada delapan kasus kanker, dan satu diantaranya berakhir dengan kematian, terkait gel dalam implan ini.

Di Inggris, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (23/12), lebih dari 250 wanita mulai mengajukan tuntutan terkait implan payudara ini, menurut seorang pengacara. Lebih dari setengah mengalami kebocoran. mayoritas implan di Inggris dilakukan melalui klinik swasta.

PIP menggunakan silikon yang diguga digunakan untuk matras, menurut Asosiasi Bedan Plastik Inggris (BAAPS). Dengan bahan itu, risiko pecah lebih besar.Bbentuk apapun implan yang digunakan, bagi mereka yang khawatir atau merasa implan mereka pecah, harus mencari bantuan dari pihak bedah implan.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2