Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Cile
Hakim Minta Makam Pablo Neruda Digali Kembali
Saturday 09 Feb 2013 15:59:49
 

Pablo Neruda.(Foto: Ist)
 
CILE, Berita HUKUM - Hakim di Cile memerintahkan penggalian kembali makam penyair Pablo Neruda sebagai upaya untuk menyelediki penyebab kematiannya pada tahun 1973 lalu, Sabtu (9/2).

Penyaiir kiri yang pernah memenangi nobel ini meninggal 12 hari setelah Presiden Cile dari kelompok sosialis, Salvador Alende digulingkan lewat sebuah kudeta militer pimpinan Jenderal Augusto Pinochet.

Selama ini keluarga penyair tersebut selalu mengatakan bahwa Neruda meninggal di sebuah klinik di Santiago akibat mengidap kanker prostat stadium lanjut saat berusia 69 tahun lalu.

Pemerintah Cile mulai melakukan penyelidikan terhadap kematian Neruda yang diduga diracun sejak tahun 2011 lalu.

Sejauh ini masih belum diketahui secara pasti kapan proses pembongkaran makam Neruda akan dilakukan.

Jasad Neruda dimakamkan bersisian dengan makam istrinya, Matilde Urrutia di Isla Negara yang terletak sekitar 120 km dari Santiao, ibu kota Cile.

Selama hidupnya Neruda dikenal sebagai seorang komunis yang juga kawan dekat dari Presiden Salvador Allende.

Akhiri keraguan

Sejauh ini lembaga yang bertanggung jawab untuk menjaga warisan Neruda percaya bahwa dia meninggal karena kanker dan bukan akibat diracun oleh orang-orang Pinochet.

Dalam pernyataannya mereka mengatakan bahwa informasi tentang rencana penggalian makam Neruda telah mereka terima beberapa hari lalu dari pemerintah.

Mereka berharap proses penggalian dilakukan dengan penuh hormat dan kehati-hatian.

Melalui proses ini pula mereka berharap keraguan tentang penyebab kematian Neruda akan bisa diakhiri.

Penyelidikan terhadap kematian Pablo Neruda dilakukan setelah mantan supir penyair itu, Manuel Araya Osorio mengatakan bahwa seorang agen rahasia yang diperintah oleh Jenderal Pinochet telah menyuntikan racun kepada Neruda saat dia menjalani perawatan di klinik.

Neruda semasa hidupnya kerap mengeluarkan kritik keras terhadap aksi kudeta militer yang dipandangnya sebagai sebuah bentuk pengkhianatan terhadap negaranya.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2