Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Hanura
Hanura Musti Bekerja Lebih Keras Lagi
Friday 17 May 2013 13:06:13
 

Direktur Eksekutif Median, Rico Merbun saat jumpa pers di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Jumat (17/5).(Foto: BeritahUKUM.com/riz)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Jika Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dilakukan sekarangi ini, fraksi Hanura harus bekerja lebih keras lagi, karna dari hasil suevei bisa dikatakan keluar dari Parlemen.

Berdasarkan, survei nasional yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) Partai yang diusung Wiranto ini, hanya memperoleh 1,3 persen berada di bawah Partai Amanat Nasional (PAN) yang diprediksi mendapat suara 3,5 persen.

"Untuk itu, Hanura musti bekerja lebih keras lagi," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Merbun saat jumpa pers di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Jumat (17/5).

Sementara, Partai non Parlemen. Yang diprediksi mencapai ambang batas (thershold) hanyalah Partai Nasdem (Nasional Demokrat) dengan perolehan suara 3,5 persen.

Sedangkan, dua Partai baru yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) berada diurutan paling bawah. Dengan perolehan suara; PBB 0,6 persen dan PKPI 0,1 persen.

Meski demikian, menurut Rico, hasil ini masih bersifat sementara. "Karena, untuk suara tidak memilih (undecided) ada sebanyak 25,4 persen," tuturnya.

survei ini sendiri mengunakan sample sebanyak 1.450 orang yang tersebar di 33 Propinsi. Dengan margin error 2,5 persen. "Dan dilakukan dari tanggal 28 April sampai dengan 6 Mei 2013," ungkap Rico.(bhc/riz)



 
   Berita Terkait > Partai Hanura
 
  Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
  Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
  Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
  Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
  Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2