Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Hidayat Nurwahid
Hidayat Nurwahid Menilai 100 Hari Kinerja Jokowi Terlalu Singkat
Wednesday 23 Jan 2013 15:35:21
 

Hidayat Nurwahid saat ditanyai para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kinerja 100 hari jika menjadi ukuran kecepatan untuk mengatasi beberapa persoalan yang urgent dalam pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bagi Hidayat Nurwahid itu adalah waktu terlalu singkat, Rabu (23/1).

Anggota DPR RI yang turut berbasah-basahan menangani banjir di Jakarta ini menganggap bahwa kepercayaan yang rakyat kepada Jokowi cukup besar.

"Prinsipnya kita melihat bahwa kepercayaan yang diberikan banyak kepada Jokowi sangat besar dan dia juga memberikan banyak janji-janji," kata Ketua Fraksi PKS ini.

Cara yang dilakukan Jokowi untuk meyakinkan warga Ibukota dengan mengunjungi kampung-kampung yang diistilahkan "blusukan" serta melantik Walikota di tengah kampung.

"Beliau juga sudah melakukan dengan blusukan dan beliau juga telah meminta dukungannya kepada DPRD DKI, DPR, MPR serta DPD dalam membangun Jakarta yang jauh lebih baik dan terhindar dari masalah-masalah seperti banjir dan kemacetan," ujarnya.

Mantan Calon Gubernur DKI dengan urutan suara terbanyak ketiga ini mengatakan 100 hari merupakan waktu singkat untuk Jokowi-Ahok menjadikan Jakarta baru. "Bukan Jakarta Baru yang bukan lagi menjadi Ibukota dan Ibukota dipindahkan," katanya.

Hidayat mengatakan Jakarta harus dapat menyelesaikan masalah banjir serta mencari solusi dalam penanganannya termasuk memberikan perhatian lebih kepada korban dari pada musibah banjir ini.

Ia pun berharap agar penilaian positif masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi-Ahok tetap terjaga. "Saya harapkan itu menjadi modal besar dalam membangun Jakarta Baru yang ia cita-citakan dan dapat merealisasikan janji-janjinya pada saat kampanye lalu," pungkas Hidayat Nurwahid.

Jokowi-Ahok dalam memasuki masa kerja 100 hari setelah dilantik 15 Oktober 2012, telah banyak mendapat pujian, pembelaan, bahkan dengan Presiden SBY pun Jokowi selalu terlihat akrab. Namun disisi lain ada juga orang-orang yang mencemoohnya.(tbn/bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Hidayat Nurwahid
 
  Hidayat: Persoalan dengan KPK Jawabannya Bukan dengan Keluar Kabinet
  Hidayat Nurwahid: PKS Itu Partai Kader
  Hidayat Nurwahid Menilai 100 Hari Kinerja Jokowi Terlalu Singkat
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2