Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Perang Cyber
Inggris Luncurkan Pusat Pencegahan Serangan Cyber
Wednesday 27 Mar 2013 19:33:07
 

Serangan cyber merugikan perusahaan secara finansial dan reputasi.(Foto: Ist)
 
INGGRIS, Berita HUKUM - Pemerintah Inggris meluncurkan inisiatif baru untuk saling berbagi informasi tentang ancaman cyber antara kalangan bisnis dan pemerintah, Rabu (27/3).

Inisiatif ini melibatkan para ahli dari badan komunikasi pemerintah GCHQ, MI5, polisi dan bisnis yang bertujuan untuk memperbaiki koordinasi respon pada ancaman dengan lebih baik.

Akan ada portal web aman untuk mengakses informasi secara langsung, seperti "Facebook aman."

Jejaring Inggris mendapat berbagai serangan dari negara-negara lain, penjahat dan perusahaan yang mencari rahasia dan mengakibatkan kerugian besar.

Pada 2012, kepala MI5 Jonathan Evans mengatakan skala serangan sangat "mengejutkan."

Sebuah perusahaan besar London yang terdaftar di bursa saham baru-baru ini menderita kerugian £800m akibat serangan cyber dari sebuah negara karena negosiasi perdagangan yang gagal.

Intensitas meningkat

Seorang pejabat pemerintah mengatakan pada BBC, "Tidak ada seorang pun yang memiliki visibilitas penuh pada ancaman cyber. Kami melihat volume serangan meningkat dan kami memperkirakan jumlahnya akan meningkat."

Inisiatif bernama Cyber Security Information Sharing Partnership (CISP) itu muncul dari skema percobaan pada 2012 yang dikenal dengan Project Auburn.

Delapan puluh perusahaan dari lima sektor ekonomi yaitu keuangan, pertahanan, energi, telekomunikasi dan farmasi, didorong untuk berbagi informasi.

Proyek awal itu diperluas menjadi 160 perusahaan. Struktur yang lebih permanen akan diumumkan hari Rabu (27/3).

Informasi yang dibagi meliputi rincian teknis serangan, metode yang digunakan untuk merencanakannya dan bagaimana mengatasinya.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Perang Cyber
 
  Ketua DPR: Perang Masa Depan ke Arah Perang Cyber
  Serangan Siber Global 'Bisa Terjadi Lagi Hari Senin'
  Panglima TNI: Serangan Cyber Membahayakan Keutuhan Negara
  Inggris dan AS akan Jalani Simulasi Perang Siber
  November: Isu Penyadapan dan Perang Cyber Memanas
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2