Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Kasus DPID
Inkracht, KPK Eksekusi Wa Ode Nurhayati
Tuesday 16 Jul 2013 19:42:13
 

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP..(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP mengatakan KPK telah melakukan eksekusi terhadap terpidana penerima suap alokasi dana Penyesuaian, Infrastruktur Daerah, Wa Ode Nurhayati.

Johan Budi manambahkan bahwa putusan hukuman enam tahun penjara bagi Wa Ode sudah punya kekuatan hukum tetap (inkracht) berdasarkan keputusan Mahkamah Agung pada 25 Juni 2013. Dalam putusan itu, MA menolak kasasi Wa Ode maupun Jaksa Penuntut Umum.

Selanjutnya, Mantan Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat ini akan menjalani sisa masa hukuman penjara di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Jadi hari ini sudah inkrach 6 tahun dan hari ini dieksekusi," ujar Johan pada press conference di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (16/7).

Seperti diketahui, Wa Ode Nurhayati terbukti melakukan tindak pidana sesuai pasal 12 ayat 1 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan pasal 3 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Dia dinyatakan menerima Rp 6,25 miliar dari Fahd El-Fouz untuk memuluskan tiga kabupaten Nangroe Aceh Darussalam sebagai daerah penerima DPID. Ke tiga kabupaten itu adalah Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Aceh Besar.(bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2