Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Palestina
Ismail Haniya Dipilih sebagai Pemimpin Baru Hamas
2017-05-07 13:25:29
 

Ismail Haniyeh sebagai pemimpin baru kelompok militan Palestina Hamas.(Foto: Istimewa)
 
PALESTINA, Berita HUKUM - Kelompok militan Palestina Hamas mengumumkan Ismail Haniya telah dipilih sebagai pemimpin yang baru.

Dia menggantikan Khaled Meshaal yang telah dua kali menjabat.

Haniya, yang berusia 54 tahun, tinggal di Gaza, yang dikuasai Hamas sejak 2007. Adapun Meshaal selama ini tinggal di Qatar.

Haniya dipandang sebagai sosok pragmatis yang akan mencoba untuk menghapuskan isolasi dunia internasional terhadap mereka.

Sebelumnya, Hamas telah menerbitkan sebuah dokumen kebijakan baru awal pekan ini yang dianggap sebagai upaya untuk melunakkan citra mereka.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum mengkonfirmasi pada Sabtu bahwa Haniya telah dipilih sebagai kepala politbiro.

hamasHak atas fotoAFP
Image captionDokumen baru Hamas menyatakan untuk pertama kalinya kesediaan menerima sebuah negara Palestina sementara dengan perbatasan seperti sebelum 1967, tanpa mengakui Israel.

Hamas sebagai suatu kesatuan, atau juga sayap militernya, disebut sebagai kelompok teroris oleh Israel, AS, Uni Eropa, Inggris dan organisasi berpengaruh lainnya.

Pekan ini, Hamas menerbitkan sebuah dokumen kebijakan baru yang pertama sejak pendiriannya.

Dokumen itu menyatakan untuk pertama kalinya kesediaan menerima sebuah negara Palestina sementara dengan perbatasan seperti sebelum 1967, tanpa mengakui Israel.

Dokumen itu juga menyatakan bahwa perjuangan Hamas bukanlah melawan Yahudi namun melawan "Zionis yang menduduki wilayah mereka." Anggaran dasar Hamas pada 1988 ditentang karena menggunakan bahasa anti Yahudi.

"Dokumen ini memberikan kami kesempatan untuk terhubung dengan dunia luar," kata juru bicara Hamas Fawzi Barhoum.

hamasHak atas fotoAFP
Image captionIsmail Haniya (tengah) dan pemimpin Hamas lainnya.

"Kepada dunia, pesan kami adalah: Hamas tidak radikal. Kami adalah gerakan pragmatis dan beradab. Kami tidak membenci kaum Yahudi. Kami hanya melawan orang yang menduduki tanah kami dan membunuh orang-orang kami."

Tetapi juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, dokumen baru yang diumumkan Hamas itu "berusaha membohongi dunia namun tidak akan berhasil."

"Mereka membangun terowongan terror dan meluncurkan ribuan demi ribuan roket ke warga sipil Israel," tambah juru bicara itu, David Keyes. "Inilah Hamas sebenarnya."

Gaza diblokade oleh Israel dan Mesir dalam sepuluh tahun terakhir, yang tujuannya untuk mencegah serangan kelompok militan itu. Akibatnya, perekonomian di Gaza mengalami kelumpuhan dan sebanyak 1,9 juta penduduknya mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Hubungan Hamas dan Mesir mulai membaik, setelah Haniya melakukan kunjungan ke Kairo pada tahun ini.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Palestina
 
  Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
  Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
  Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
  Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
  Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2