Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    

Jaksa Tolak Pengadilan Bebaskan Dokter Pribadi Jacko
Thursday 23 Feb 2012 01:34:18
 

Dr. Conrad Murray & Michael Jackson ( Foto: topicpls)
 
Kasus membantu pembunuhan bintang pon Michael Jackson masih terus berjalan. Pasalnya, jaksa David Walgren tetap menolak dokter pribadi Jacko, Dr. Conrad Murray yang dianggap bertanggung jawab atas kematian pasiennya itu, tidak layak mendapatkan kebebasan dengan jaminan.

Hal itu diungkapkan sebagai tanggapan atas upaya Murray untuk mendapatkan putusan bebas dengan jaminan. Jaksa Walgren menyebut bahwa Murray berbahaya bagi masyarakat dan berpeluang melarikan diri, kalau pengadilan memutus untuk membebaskannya dengan membayar uang jaminan.
Dalam surat penolakannya, jaksa menulis, "Kematian Michael Jackson sepenuhnya merupakan akibat dari aksi yang dilakukan terhukum. Berdasarkan kegagalannya untuk bertanggung jawab atas aksinya dan tidak adanya penyesalan maka kami menyimpulkan bahwa dia berbahaya untuk masyarakat."

Jaksa juga menyebut Murray memiliki banyak teman di Amerika Serikat dan luar negeri, sehingga ia berpeluang untuk melarikan diri, kalau pengadilan memutus membebaskannya dengan membayar uang jaminan. Penolakan ini merupakan tanggapannya atas pengacara Murray, Michael Flanagan yang menyatakan bahwa kliennya sadar dia tidak bisa bekerja lagi sebagai dokter, tapi ingin bebas untuk mencari pekerjaan lain untuk menghidupi keluarganya.

Sebelumnya, Murray diganjar dengan vonis penjara empat tahun, setelah diputus bersalah melakukan pembunuhan tidak bersalah, karena memberikan obat penenang propofol kepada Michael Jackson yang berujung pada kematiannya pada Juni 2009. Vonis empat tahun merupakan vonis maksimal yang bisa dijatuhkan atas pelanggaran yang dilakukan Murray tersebut.(ap/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2