JAKARTA, Berita HUKUM - Jelang peringatan HUT ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebanyak 13 Perwira Tinggi (Pati) TNI mendapatkan kenaikan pangkat. Para Pati ini terdiri dari 7 perwira TNI AD, 3 TNI AL, dan 3 TNI AU.
Upacara kenaikan pangkat dilakukan di Kantor Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/10). Prosesi yang digelar tertutup ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat jumpa pers mengatakan "Keberhasilan melaksanakan tugas membuat reputasi individu dan satuan, dimanapun prajurit TNI bertugas mendapat pengakuan dan layak diapresiasi, sehingga ini merupakan salah satu kriteria untuk mencapai pangkat Perwira Tinggi," ungkap Jenderal Gatot.
"Ya biasa itu kenaikan pangkat. Ada Panglima Divisi, Infantri, 2 Kostrad, ada Danpuspenerbad dan lain-lain," kata Panglima TNI, usai prosesi kenaikan pangkat, Selasa (4/10).
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, terkait menjaga reputasi diperlukan waktu yang lama untuk dibangun, akan tetapi bisa saja sekejap reputasi itu bisa sirna. Oleh karena itu, jagalah reputasi karena di situ pangkat, jabatan, dan kehormatan dipertaruhkan.
"Laksanakan setiap tugas dengan sebaik mungkin dan jaga diri maupun kesatuan untuk tidak terjerumus pada hal-hal negatif sekecil apapun," tegas Jenderal Gatot.
Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa, dalam waktu dekat ini Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada Serentak di seluruh Indonesia pada tahun 2017. "Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, seluruh prajurit TNI wajib mengedepankan Netralitas TNI dalam setiap tahapan proses Pilkada di masing-masing daerah," tegas Panglima TNI, mengingatkan.
"Para Pimpinan maupun Komandan Satuan sampai level terbawah, agar menekankan kepada setiap prajurit bawahannya untuk tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung, dalam kegiatan politik praktis, dimanapun berada,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Adapun daftar Perwira Tinggi TNI yang memperoleh kenaikan pangkat, selengkapnya:
Pati TNI AD
Mayjen TNI Benny Susianto (Pangdiv-2 Kostrad)
Mayjen TNI Suko Pranoto (Danpuspenerbad)
Mayjen TNI Ibnu Triwidodo (TA Pengajar Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas)
Brigjen TNI Satrio Herianto (Pati sahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik)
Brigjen TNI Oerip Soekotjo (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI)
Brigjen TNI Danny Gaothama. (Kabinda Jawa Barat BIN)
Brigjen TNI Moh. Hatta Usmar Rukka (Bandep Lingkungan Pemerintahan Negara Setjen Wantannas).
Pati TNI AL
Laksma TNI Dadi Hartanto (Danguspurlaarmatim)
Laksma TNI B. Ken Tri Basuki (Kadisminpersal)
Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya (Kadispotmar).
Pati TNI AU:
Marsda TNI Gutomo (TA/ Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas)
Marsda TNI Suwardi Mihardja. (Sahli Bid. Ketahanan Nasinal Kemenko)
Marsma TNI R. Ismet Ismaya Saleh (Dirdik Kodiklat TNI).(bh/yun) |