Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kecelakaan Kapal Laut
KM Ceria Tenggelam di Perairan Babar Maluku
Monday 13 May 2013 08:57:28
 

Ilustrasi, kapal tenggelam.(Foto: Ist)
 
MALUKU, Berita HUKUM - Akibat gelombang tinggi dan cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan KM Ceria asal Bitung tujuan Saumlaki tenggelam di Perairan Babar, Kabu­paten Maluku Barat Daya (MBD), Selasa (7/5) pukul 13.00 Wit.

Berdasarkan informasi, saat naas, kapal milik La Kali itu dinahkodai oleh La Suru asal Ke­ca­matan Sampo­lawa Buton, memiliki muatan semen 1.000 sak, aqua botol 1.000 kar­ton, aqua gelas 500 karton, minuman ale-ale 300 karton, serta minuman frutamin 300 karton dengan jumlah anak buah kapal (ABK) sebanyak 6 orang.

Keenam ABK tersebut, yakni La Suru, Lamudin, La Ode Manisaa, Laawiraa, La Ode Maniraa, dan La Agus.
Saat kecelakaan terjadi, kapal berada 16 mil sebelah utara Pulau Dai, Kecamatan Pp Babar, namun masyarakat di sekitar kawasan tersebut berhasil menemukan kapal pada Rabu (8/5) pukul 17.00 Wit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD Agus Kili-Kili mengakui telah terjadinya kecelakaan laut, namun enam orang ABK bersama nahkoda kapalnya berhasil diselamatkan oleh masyarakat, sekitar dua per tiga mil dari Desa Sinairusi, Kecamatan Pp Babar, dan langsung dijemput mas­yarakat dengan menggunakan motor ketinting untuk dibawa ke desa tersebut.

“Masyarakat hanya bisa menyela­matkan ABK dan nahkodanya, se­mentara muatan lainnya tidak, karena saat itu masyarakat hanya meng­gunakan motor ketinting,” ujar Kili-Kili, melalui telepon selulernya, Minggu (12/5) tadi malam.

Setelah dibawa ke Desa Sinairusi, ternyata satu ABK atas nama Agus masih dirawat di Pustu setempat karena kondisi kesehatan­nya lemah, sementara empat ABK lainnya bersama Nahkoda kapal masih menginap di rumah warga sambil menunggu jemputan dari pemilik kapal.

Dikatakan, kecelakaan laut ini telah disampaikan pihaknya kepada pemerintah kabupaten setempat maupun kepada BPBD Provinsi Maluku. “Pasca kecelakaan laut tersebut, kami telah melaporkannya ke pemkab maupun ke BPBD Provinsi Maluku agar ada penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Kendati demikian, Kili-Kili juga mengaku belum mengetahui dengan pasti kondisi kapal saat ini, karena cuaca masih memburuk.(kustb/ipb/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Kecelakaan Kapal Laut
 
  Tabrak Batang Kayu, Speedboat Nur Shinta Tenggelam di Perairan Ujo Bilang Sungai Mahakam
  Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia
  Implikasi Hukum Penerapan Scientific Marine Accident Investigation
  KM Sinar Bangun Tenggelam karena Human Error
  Musibah KM Lestari Maju Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintah
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang

Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2