Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
KPK
KPK Jadi Tempat Konsultasi Kepala Daerah
Tuesday 13 May 2014 11:47:59
 

Ilustrasi. Gedung KPK.(Foto: BH/bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bertandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (6/5). Kedatangan sejumlah kepala daerah ini untuk berkonsultasi mengenai persoalan yang terjadi yang berpotensi memicu korupsi.

"Kedatangan kami untuk meminta pandangan dari pimpinan KPK," kata Ketua Apeksi Vicky Lumentut yang juga wali kota Manado. Isran Noor, Ketua Apkasi yang juga bupati Kutai Timur, mengamini. Pertemuan hari itu, “Terkait dengan upaya-upaya pemberantasan korupsi yang memfokuskan kepada pencegahan.”

Selain Vicky dan Isran Noor, hadir pula dalam rombongan itu Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bupati Nias S. Laoli, dan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani.

Bisa dimaklumi kegelisahan mereka. Sebab, beberapa tahun terakhir, banyak kepala daerah yang menjadi pesakitan dalam kasus korupsi. Sepanjang penanganan perkara korupsi pada 2004-2013, ada 45 kepala daerah yang terjerat korupsi. Sebanyak 35 di antaranya, setingkat bupati dan walikota.

Saat ini, ujar Vicky, banyak potensi kerawanan korupsi di daerah lantaran adanya benturan peraturan antara pusat dengan daerah. Misalnya, soal peraturan-peraturan dari Kementerian dan petunjuk teknis yang turun ke kabupaten/kota waktunya sangat mepet.

"Ini membuat kami kesulitan untuk melaksanakan tugas-tugas, maka perlu masukan dan pandangan KPK" ujar Walikota Manado itu.

Ditemui Pimpinan KPK Adnan Pandu Praja, pertemuan itu akan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu mendatang. “KPK mengapresiasi langkah pencegahan yang dilakukan kepala daerah. Karena itu, KPK akan terus mendampingi agar uapay pencegahan berjalan baik di daerah,” kata Adnan.(kpk/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > KPK
 
  Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?
  KPK Bakal Terbitkan Sprindik Baru untuk Saksi Ahli Prabowo-Gibran di MK,Ali: Sudah Gelar Perkara
  Firli Bahuri Mundur sebagai Ketua dan Pamit dari KPK
  Polda Metro Tetapkan Komjen Firli Bahuri sebagai Tersangka Kasus Peras SYL
  Ungkap Serangan Balik Koruptor, Firli: Kehadiran Saya ke Bareskrim Bentuk Esprit de Corps Perangi Korupsi Bersama Polri
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2