Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Cilegon
KPK Periksa Wali Kota Cilegon
Wednesday 29 Aug 2012 13:58:45
 

Walikota Cilegon, Tb Iman Aryadi yang Diperiksa KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Trestle atau Tiang Pancang Dermaga Pelabuhan Kubangsari, Cilegon, Banten.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Walikota Cilegon, Tb Iman Aryadi menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Iman diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan trestle atau tiang si pancang dermaga pelabuhan Kubangsari, Cilegon, Banten.Tersangka dalam kasus ini yaitu mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Aat Syafaat. "Diperiksa sebagai saksi kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha di kantor KPK, Jakarta, Selasa (28/8).

Beberapa pihak lain yang juga berstatus saksi dan akan menjalani pemeriksaan KPK yaitu Helmi Prtyatna dan Rana Sunarya bin Suhanda. Keduanya berasal dari swasta.

Terkait kasus ini, KPK sebelumnya juga telah memeriksa Wakil Wali Kota Cilegon, Edi Hariadi. Namun Edi menolak memberikan komentar usai menjalani pemeriksaan.

Adapun mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Aat Syafaat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini lantaraan diduga telah merugikan negara Rp11,5 miiiar. Kuat dugaan Aat melakukan perbuatan melanggar hukum yaitu memperkaya diri sendiri atau orang lain serta penyalahgunaan wewenang.

KPK menduga kasus korupsi terkait tukar guting lahan untuk pembangunan Pabrik Krakatu Poscodan Pelabuhan Kota Cilegon antara pihak Pemerintah Kota Cilegon dengan PT Krakatau Steel. Direktur Utama PT Krakatau Steel, Fauzar Bujang juga telah diperiksa KPK.(kpk/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Cilegon
 
  KPK Periksa Wali Kota Cilegon
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2