JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengkonfirmasi progres pengiriman Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke Indonesia. Saat ini, persiapan sedang berlangsung. Kapal induk pertama untuk Indonesia itu bakal tiba tahun ini.
"Kapal (Induk) Garibaldi masih proses, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Meski sudah pasti dikirim ke Indonesia tahun ini, Brigjen Rico menyatakan bahwa pengiriman kapal induk tersebut akan bergantung pada kondisi dan situasi di Selat Hormuz. Mengingat saat ini situasi masih panas dan konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) belum mereda.
"Dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya," terang Rico.
Khusus persiapan pengawak kapal induk tersebut, Kemhan menyerahkan sepenuhnya kepada TNI AL. Rico yakin, Angkatan Laut sudah menyiapkan awak kapal terbaik untuk menjadi pengawak kapal induk tersebut.
"Penyiapan personel itu semua ada di TNI AL, karena sudah disiapkan untuk pelatihan dan sebagainya, nanti itu yang akan mengawaki," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa pihaknya masih berharap kapal induk tersebut sudah tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT ke-81 TNI.
Namun demikian, TNI AL sebagai operator tetap menunggu keputusan bersama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Italia.
"Garibaldi (akuisisinya) itu masih terus dibicarakan. Kami memang berharap sebelum HUT TNI. Tapi, kami tidak tahu situasi hasil proses pembicaraannya sampai mana. Yang melaksanakan adalah Kementerian Pertahanan. Tapi, harapannya bisa tahun ini. Mudah-mudahan bisa tahun ini," ucap Ali pada Senin (11/5).
Keterangan itu disampaikan oleh Ali saat diwawancarai usai menyambut kedatangan KRI Canopus-936 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Dia memastikan, personel untuk mengawaki kapal induk tersebut sudah disiapkan. Termasuk pangkalannya juga tengah digarap.
"Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kami siapkan juga, mungkin di beberapa tempat di Indonesia," ujarnya.
ITS Giuseppe Garibaldi adalah kapal induk ringan Angkatan Laut Italia (Marina Militare) yang saat ini dalam proses persiapan hibah dan pengiriman ke Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Kapal ini akan dimodifikasi menjadi pangkalan udara terapung untuk wahana nirawak (drone).
Profil dan Spesifikasi KapalKapal ini merupakan kapal induk dek penerbangan pertama yang dibangun untuk Italia dengan rincian spesifikasi sebagai berikut:Galangan Kapal: Dibangun oleh Fincantieri di Monfalcone, Italia.Panjang: 180,2 meter.Bobot: Sekitar 14.150 ton (muatan penuh).Kecepatan: Hingga 30 knot (sekitar 56 km/jam).Tenaga Penggerak: Turbin gas CODAG Fiat berkapasitas 81.000 tenaga kuda.Kapasitas: Mampu menampung hingga 16-18 pesawat dan helikopter berkemampuan lepas landas dan mendarat vertikal (STOVL), termasuk AV-8B Harrier II.(dbs/Jawapos/bh/sya) |