Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kapolri
Kapolri Pimpim Sertijab Tiga Kapolda
2016-03-21 12:05:55
 

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat memimpin upacara Sertijab tiga Kapolda; Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat dan Riau di Mabes Polri, Senin (21/3).(Foto: BH/as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) tiga Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat dan Riau di Mabes Polri, Senin (21/3).

Sertijab Kapolda Metro Jaya dari Irjen Tito Karnavian kepada Irjen Moechgiyarto. Kapolda Jawa Barat dari Irjen Moechgiyarto kepada Irjen Jodie Rooseto dan Kapolda Riau dari Brigjen Doli Bambang Hermawan kepada Brigjen Supriyanto.

Dalam amanatnya, Badrodin menerangkan, sertijab adalah hal rutin untuk kepentingan dinamika organisasi baik kaderisasi atau regenerasi di tubuh Polri. "Ke depan kita masih menghadapi masalah Kamtibmas yang cukup berat, terorisme, radikalisme, narkoba, kriminal lainnya, dan korupsi yang jadi tantangan serius yang harus dijawab dengan baik," ujarnya.

Badrodin melanjutkan kasus terorisme menampilkan wajah baru dimana ada regenerasi dan perluasan paham radikal dan pergerakan sel teroris yang terus berkembang yang perlu diawasi ketat dan ditindak tegas.

"Narkoba juga musuh pertama, sindikat narkoba semakin agresif, berani melawan petugas, dewasa ini narkoba makin kuat. Kita sambut baik pemerintah yang berkomitmen mendukung Polri dan elemen masyarakat untuk berantas narkoba keakarnya," paparnya.

Untuk itu Kapolri menegaskan dalam waktu dekat jajaran Kepolisian akan melakukan operasi narkoba dalam skala besar bulan depan. Operasi ini diharapkan mampu menjadi shock therapy bagi para bandar dan pengedar.

"Tantangan-tantangan di atas, menuntut Polri, mengantisipasi dan proaktif. Tren Kamtibmas berkembang bergerak cepat, Polri wajib memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat," sambungnya.

Badrodin berharap banyak kepada para Kapolda yang baru dilantik untuk dapat menjalankan amanat dan kepercayaan dengan sebaik-baiknya.

"Inventaris ancaman dan langkah serta cara bertindak dengan tepat, tanamkan kesadaran bahwa Polda adalah kesatuan induk yang harus bisa menjabarkan surat perintah Mabes Polri. Saya garis bawahi bila ini harus ditindaklanjuti pejabat baru," katanya.

Sejumlah hal dikatakan Badrodin kepada Kapolda Metro Jaya yang baru Irjen Moechgiyarto."Ibukota itu barometer bagi kota lain. Jakarta itu etalase penilaian dunia internasional ke Indonesia. Jakarta itu pusat dari segala kegiatan baik politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Saudara akan dihadapkan pada situasi cukup pelik," jelasnya.

Sehingga tantangan Kamtibnas di Jakarta yang diwarnai dengan kemacetan, aksi buruh, premanisme, dan tawuran pelajar. Semua ini akan mewarnai situasi ibukota. "Sebagai provinsi dengan tingkat kriminal tertinggi harus punya strategi khusus untuk antisipasi, gangguan Kamtibmas, dan tindak tegas pelaku," tutupnya.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Kapolri
 
  Kapolri: Layani dan Lindungi serta Perhatikan Rasa Keadilan Masyarakat
  Kapolri Bilang 'Potong Kepala', Ditambahin Kapolda Metro: Saya 'Blender' Sekalian
  Program 100 Hari Presisi Kapolri, Prakasa Asabels Nusantara Giatkan Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat
  100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Listyo Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
  Romo Benny Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri: Penyelesaian Masalah Intoleransi dengan Penegakkan Hukum
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2