Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kasus RS Sumber Waras
Kasus RS Sumber Waras: Massa Serbu Kantor Kartini Mulyadi, Dituding Rampok Uang Rakyat (APBD DKI)
Thursday 10 Sep 2015 16:09:42
 

Aksi demo yang terjadi di depan kantor pribadi Kartini Mulyadi siang ini di Jl. Gunawarman Jakarta Selatan, Kamis (10/9).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kantor pribadi Ketua Yayasan Kesehatan Sumber Waras, Kartini Mulyadi, yang berlokasi di Jalan Gunawarman Jakarta Selatan, siang ini ramai diserbu massa yang menggelar aksi demo di depan kantornya. Aksi demo terjadi lantaran Kartini Mulyadi dituding memainkan peran penting dalam dugaan persekongkolan perampokan uang rakyat (APBD DKI), Aksi digelar pada, Kamis (10/9).

Mereka menuntut agar Kartini Muljadi bertanggung jawab, dan segera mengembalikan uang warga DKI senilai Rp 755 Miliar.

Kericuhan kecil sempat terjadi, antara massa pengunjuk rasa dengan aparat Kepolisian yang mengamankan aksi. Hal ini terjadi karena para demonstran memaksa masuk, karena kecewa dengan Kartini Muljadi yang enggan keluar dan menemui massa untuk berdialog.

Kekecewaan demonstran tersebut juga dipicu oleh sikap Kartini Muljadi yang tak pernah menggubris aksi unjuk rasa, yang mereka gelar hingga tiga kali ini.

Akibatnya, demonstran sempat bersitegang dengan aparat Kepolisian yang berjaga, karena demonstran memaksa masuk hingga nyaris terjadi adu jotos ,sebelum kemudian reda.‎

"Jangan anggap aksi ini main-main, setelah ini kami akan kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak," ancam salah satu orator aksi.

Kanit Patroli Polsek Kebayoran Baru, Sugiyono menyebut, untuk mengamankan aksi ini pihaknya menerjunkan 50 personil.

Ia menepis anggapan, massa aksi yang menilai Polisi telah menghalang-halangi massa pengunjuk rasa untuk bertemu dengan Kartini Muljadi.‎

"Massa kecewa itu wajar, tapi Ibu Kartini tidak bisa ditemui, dia sudah tua, sakit, dan tidak boleh kaget," kata Sugiyono.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > Kasus RS Sumber Waras
 
  Bambang Widjojanto Usul BANI Solusi Tercepat Selesaikan Kasus Sumber Waras
  Wagub Minta Bantuan Kejati DKI Bongkar 'Niat Jahat' Transaksi RS Sumber Waras
  Lelet Usut Kasus Penjualan Lahan RS Sumber Waras, KPK Digugat ke Pengadilan
  Nah'.. BPK Temukan Bukti Baru, KPK Diminta tak Ragu Jadikan Ahok Tersangka
  KPK Digugat Ratna dan Belasan Aktivis Terkait Kasus Sumber Waras dan Reklamasi
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2