Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Korupsi Lahan Sitandu
Kejari Serang Segera Akan Mengeksekusi M Hules
Wednesday 17 Oct 2012 08:23:40
 

Kejaksaan Negeri Serang (Foto: Ist)
 
SERANG, Berita HUKUM - Terdakwa korupsi pe­ngadaan lahan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) senilai Rp 67 miliar, M Hules, segera akan dieksekusi. Pi­hak Kejaksaaan Negeri (Kejari) Se­rang hanya tinggal menunggu tan­datangan kepala Kejari untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) tersebut.

Pelaksanaan eksekusi M Hules, di­utarakan Kepala Seksi Pidana Khu­sus (Kasi Pidsus) Kejari Serang Tri­yono Rahyudi, Minggu (14/10). “Kami siap melakukan eksekusi se­suai perintah putusan MA. Kami ju­ga sudah terima putusan tersebut. Un­tuk eksekusi tinggal menunggu tandatangan Pak Kejari saja.

MA memutuskan, me­nerima kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Putusan tertanggal 17 september 2012 itu, M Hules sebagai pembeli lahan divonis lebih berat dari vonis Majelis Hakim tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) Banten. MA memvonisnya lima ta­hun penjara, denda Rp 500 juta sub­sidair hukuman badan selama lima bulan.

Terdakwa juga diwajibkan mem­bayar denda sebesar Rp 22,7 miliar de­ngan ketentuan, bila dalam waktu se­bulan terdakwa tak mampu me­lunasi, harta benda disita. Jika harta benda yang disita tak mencukupi untuk membayar denda, diganti dengan hukuman penjara selama dua tahun.

Diketahui, pada tingkat banding, ter­dakwa M Hules, Ari Arifin, dan Dedy Suwandi masing-masing di­ganjar dua tahun penjara. Putusan PT. Banten, tertanggal 28 Desember 2011, itu juga menyatakan bahwa ke­tiga terdakwa masing-masing wa­jib membayar denda Rp 500 ju­­ta. Majelis Hakim PT Banten meng­­hapus kewajiban ketiga terdak­wa mengembalikan keuangan negara karena ketiga terdakwa dinilai tidak memiliki kepentingan untuk meraup keuntungan dalam proyek APBD Provinsi Banten tahun 2009 dan 2010 tersebut.(sm/kjs/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Korupsi Lahan Sitandu
 
  Kejari Serang Segera Akan Mengeksekusi M Hules
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2