Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Proyek Jalan
Kejari Tanjung Perak Periksa Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan
Tuesday 09 Oct 2012 09:14:04
 

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak (Foto: Ist)
 
GRESIK, Berita HUKUM - Kejari Tanjung Perak terus bergerak untuk mengungkap dugaan korupsi proyek peningkatan jalan senilai Rp 54 miliar di Jl. Gresik yang berada tepat didepan kantor. Bahkan saat ini penyidik telah menemukan dan menyita sejumlah barang bukti untuk menguatkan indikasi adanya penyimpangan dalam proyek tersebut.

Meski proses ini ini telah naik level dari penyelidikan ke penyidikan dan telah menyita berapa barang bukti. Namun, hingga kini pihak penyidik belum menentukan tersangka yang harus bertanggungjawab dalam penyimpangan tersebut.

”Kita masih terus mengumpulkan bukti-bukti, kalau nama-namanya kita sudah kantongi tapi belum bisa menentukan siapa tersangkanya. Tunggu saja nanti pasti kita umumkan,” kata Kejari Tanjung Perak, Bambang Gunawan.

Menurut Bambang dari pengusutan awal, jaksa menemukan sejumlah indikasi penyimpangan proyek peningkatan Jalan Gresik tahap II sepanjang 11,59 kilometer yang nilainya hingga ratusan juta rupiah. Proyek yang dilaksanakan pada 2008 itu menggunakan dana APBN yang dilaksanakan pemerintah pusat melalui satuan kerjanya di Surabaya .

”Dari dokumen yang telah diperiksa kejaksaan proyek penangkatan jalan tersebut dimenangkan oleh rekanan yang bernama PT CGA,” ucap Bambang.

Proyek pengerjaan tersebut terdiri dari pengaspalan dan pelapisan bahu jalan serta badan jalan. Selain itu ada juga pengerjaan membuat kemiringan jalan agar tidak menggenang saat turun hujan. Masing-masing item disebutkan secara jelas rincian pekerjaan yang harus diselesaikan rekanan.

Saat ini pihak kejaksaan telah mengambil sampel jalan yang sudah dibangun. Sampel itu diambil secara utuh ke bawah, sehingga bisa terlihat jelas ketebalan aspal dan lapisannya. ”Masih banyak bukti yang kita perlukan jadi tidak menutup kemungkinan untuk menyita barang bukti lainnya,” tandasnya.(sm/kjs/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Kasus Proyek Jalan
 
  Kejari Tanjung Perak Periksa Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2