Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
DPO
Kejati Sulsel Tangkap Buronan dan Himbau Kepada DPO Agar Menyerahkan Diri
2022-03-09 19:50:46
 

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Raden Febry Triyanto, SH, MH.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dibawah Komando Raden Febrytrianto, SH, MH akhirnya berhasil meringkus dan menangkap buronan Yohanis Tandilangi, asal Toraja. Yohanis ditangkap dan langsung dijebloskan ke penjara oleh Jaksa eksekutor karena telah menjadi buronan dan DPO terkait investasi bodong.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel) Raden Febrytryanto, SH, MH mengucapkan puji dan rasa syukurnya kehadirat Allah SWT, dengan mengatakan Alhamdulillah, karena dibawah komandonya para Jaksa dari Tim Tabur Sulsel bersama Kejagung telah berhasil menangkap terpidana kasus investasi bodong, Yohanis, di Jalan Kayu Manis, bilangan Matraman, Jakarta.

"Yohanis Tandilangi adalah buronan dan telah menjadi DPO dalam perkara tindak Pidana Perbankan. Dia secara bersama-sama membuat Investasi Jasa Keuangan Ilegal hingga merugikan nasabah sekitar Rp 131 miliar," ujar Febry kepada pewarta BeritaHUKUM.com via WhatsApp di Jakarta pada, Rabu (9/3).

Karena dedikasinya yang tinggi dan kecintaannya terhadap Korps Adhyaksa inilah akhirnya Febry bersama Tim Tabur berhasil meringkus Buronan tersebut. Kendati demikian, sebelum pihaknya meringkus terpidana Yohanis di Jakarta, kata mantan Kajari Jakarta Pusat ini, pihaknya telah memanggil terpidana Yohanis secara patut sesuai aturan hukum oleh Jaksa Eksekutor dari Kejati Sulawesi Selatan.

"Karena terpidana Yohanis tidak kunjung datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan Jaksa Eksekutor secara patut," ungkap Febry seraya mengatakan sering berjalannya waktu, akhirnya dia kami masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena telah 7 bulan kabur menjadi Buronan hingga akhirnya tertangkap dan selanjutnya di eksekusi ke jeruji besi untuk menjalani hukumannya.

Lebih lanjut imbuh Pria yang taat beribadah dan murah senyum ini menjelaskan bahwa Yohanis jadi DPO berdasarkan Putusan PT Nomor: 697 /Pid Sus/2020/PT. MKS tanggal 1 Februari 2021 dan Putusan Kasasi Nomor : 2169 K/Pid.Sus/2021 tanggal 30 Agustus 2021.

"Terpidana Yohanis dinyatakan Bersalah melakukan Tindak Pidana Perbankan Secara Bersama-Sama Berupa Investasi Jasa Keuangan Ilegal yang mengakibatkan kerugian nasabah hingga Rp. Rp.131.098.262.661," imbuhnya..

Nah, akibat dari pada perbuatannya tersebut tandas mantan Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia sebelum menjabat jadi Kajati di Sulsel, terpidana Yohanis dijatuhi hukuman pidana penjara selama lima tahun dan denda masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000.

Berdasarkan hal itu, dengan tegas Febry menghimbau kepada seluruh buronan yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan, agar menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Daripada ditangkap, karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, pungkasnya.(bh/ams)



 
   Berita Terkait > DPO
 
  Tim Tabur Kejati Sulsel Amankan Tjipluk Sri Rejeki, Buronan Terpidana Korupsi di Sidoharjo
  Kejati Sulsel Tangkap Buronan dan Himbau Kepada DPO Agar Menyerahkan Diri
  Kejati Kalbar Berhasil Tangkap Buronan Kejari Pontianak
  DPO Kejati Papua Ditangkap di Bali
  Tim Intelijen Kejagung Berhasil Tangkap Buronan Yosef Tjahjadjaja Terkait Korupsi di Bank Mandiri
 
ads1

  Berita Utama
Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Polda Metro Jaya - Bea dan Cukai Bandara Soetta Gagalkan Ekspor Biji Kokain Kemasan Boneka Jari

Biaya Kereta Cepat Membengkak, Wakil Ketua MPR: Saatnya Evaluasi Proyek-proyek Mercusuar

Cokok Tersangka Korupsi Krakatau Steel, Pengamat Yakin Jaksa Agung Sapu Bersih Koruptor BUMN

 

ads2

  Berita Terkini
 
Laporan Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan Seksual 'Palsu', Polri: Masuk Katagori Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J

Kuasa Hukum: Penahanan Mularis Djahri atas Aduan Anggota Polisi adalah Kriminalisasi

Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Pengamat: Strategi Firli Bahuri Membangun Budaya Antikorupsi, Komprehensif dan Sistemik

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Firli: Kasus Dugaan Suap

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2