Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Singapura
Kekeringan Terburuk di Singapura Sejak 1869
Thursday 06 Mar 2014 02:43:38
 

Suasana Kekeringan di Singapura. Tampak Kolam di Taman Nasional Botani Singapura mengalami kekeringan yang cukup parah.(kanan bawah).(Foto: Istimewa)
 
SINGAPURA, Berita HUKUM - Singapura melewati Februari lalu sebagai bulan yang paling kering sejak tahun 1869, seperti diungkapkan Badan Lingkungan Nasional. Sepanjang bulan itu hanya tercatat tujuh hari hujan gerimis yang pendek dan beberapa kawasan hanya menerima 0,2mm air hujan.

Ancaman kekeringan yang meluas menimbulkan kekhawatiran akan naiknya harga pangan dan memperlambat kegiatan ekonomi.

Kekeringan juga melanda beberapa kawasan Asia Tenggara lain, seperti Malaysia yang sudah menyalurkan air lewat truk tangki sementara kebakaran hutan melanda Provinsi Riau, Indonesia.

Singapura menggantungkan pasokan air dari Malaysia sekitar 60% dari total kebutuhan namun upaya negara pulau itu dalam desalinasi air laut dan teknologi daur ulang bisa mengurangi ketergantungan impor air.

Kekeringan diperkirakan masih akan berlangsung hingga pertengahan Maret 2014 dengan beberapa hujan lokal dalam beberapa hari dengan curah hujan masih tetap di bawah rata-rata.

Badan Perairan Nasional, PUB -seperti dilaporkan situs berita AsiaOne- sudah mendesak warga untuk menghemat air.
Sejauh ini PUB sudah menyalurkan air secara manual ke 25.000 warga di kawasan perumahan milik negara.

Warga juga diminta untuk mandi dengan pancuran air tidak lebih dari lima menit dan mengurangi penggunaan yang tidak mendesak, seperti mencuci mobil maupun menyiram tanaman.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2