Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi II
Komisi II DPR Sesalkan Pernyataan Laode Ida Terkait Kerusuhan di Musi Rawas Utara
Tuesday 28 May 2013 09:49:45
 

Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunanjar Sudarsa.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunanjar Sudarsa sangat menyesalkan dengan pernyataan yang disampaikan Wakil Ketua DPD RI Laode Ida di beberapa media massa, yang menyatakan bahwa kerusuhan yang terjadi di Musi Rawas Utara beberapa waktu lalu diakibatkan oleh Komisi II DPR yang menunda-nunda pengesahan Daerah Otonom Baru (DOB) Musi Rawas Utara.

Demikian dikatakan Agun saat Komisi II DPR melakukan RDP dengan Dirjen Otda Kemendagri, Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Dirjen Perundang-Undangan Depkumham, Komite I DPD RI, jajaran Pemprov Sumsel, Pemprov Jambi, Bupati Musi Rawas, Bupati Banyuasin, Bupati Sarolangun, di Gedung DPR, Jakarta, (27/5).

“Kami tidak pernah menunda-nunda, dan menurut hemat kami, kami tidak pernah mempersoalkan dan mempersyaratkan untuk jadinya sebuah proses pemekaran di suatu wilayah,” kata Agun.

Hal senada di sampaikan oleh Miryam S. Haryani dari Fraksi Hanura, ia menghimbau kepada pemangku kepentingan jangan asal bicara, “Komisi II DPR punya aturan, berpegang pada PP No.78, jadi jangan selalu ‘bola’ itu dilemparkan kepada kami, untuk itu saya sangat menyesalkan kepada Senator yang mengatakan kita (Komisi II DPR-red) yang menjadi penyebab kerusuhan ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya yakin pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara bisa terealisasikan demi kesejahteraan rakyat, “Seyogyanya pemekaran ini lebih capat lebih baik demi rakyat, bukan demi Komisi II DPR,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut anggota Komite I DPD RI Paulus Yohanes Samino berterima kasih atas koreksinya, namun yang jelas antara Komite I DPD dengan Komisi II DPR selama ini ini bekerja dengan baik dan tidak ada persoalan tentang Musi Rawas Utara.(nt/dpr/bhc/opn))



 
   Berita Terkait > Komisi II
 
  Panas! Menpan RB Yuddy Bertengkar Sama Politikus PDIP
  Komisi II Akan Panggil KPU dan Bawaslu
  Komisi II Bertekad Tuntaskan RUU Pilkada Pada Masa Sidang Sekarang
  DPR Desak Bawaslu Segera Bentuk Mitra PPL
  Komisi II Apresiasi Kinerja DKPP
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2