Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Capim KPK
Komisi III DPR Mulai Uji Capim KPK
Monday 28 Nov 2011 12:55:15
 

Abraham Samad (Foto: Dok. Fajar)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – DPR RI mulai melakukan pengujian (fit and proper test) terhadap dua calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (acpim KPK). Komisi III menguji dua calon secara bergantian terhadap Abraham Samad dan Aryanto Sutadi.

Materi pengujian kali ini memberatkan pada tiga hal yakni jejak rekam calon pimpinan, kapabilitas, kemampuan pengetahuan dan jaringan kerja (networking). Sebelum diajukan pertanyaan, Abraham Samad diperbolehkan mengomentari statemen Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tentang 'Kebun Koruptor'.

Selanjutnya Abraham Samad mengaku siap mundur, jika dalam setahun tidak bisa menorehkan prestasi sebagai pimpinan KPK. Ia pun menyetujui ide pemisahan kasus korupsi berdasarkan skala. Skala besar diambil KPK, sedangkan yang kecil diambil kepolisian dan kejaksaan. Bahkan, ia menyatakan kesiaapannya untuk menbongkar kasus dugaan korupsi PT Freeport Indonesia.

“Saya melihat ada hal yang tidak beres dengan Freeport. Per tahun yang masuk itu Rp 80 triliun, tapi dalam APBD hanya Rp13 triliun. Saya siap membongkar ke mana larinya uang sebesar itu. Ini tidak bisa didiamkan," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, rangkaian pemilihan empat pimpinan KPK, kini telah pada babak uji kelayakan dan kepatutan terhadap delapan calon yang telah terpilih. DPR menjadualkan pada 2 Desember 2011, sudah menetapkan lima pimpinan KPK sekalgus pimpinannya. Abraham adalah capim pertama yang diuji. Selanjutnya, Haryanto Sutadi.(inc/rob)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2