Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
BKKBN
Komisi IX DPR Desak BKKBN Selesaikan Pendataan Keluarga
2016-02-18 15:23:40
 

Ilustrasi. Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty.(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi IX DPR mendesak Kepala BKKBN RI untuk menyelesaikan program pendataan keluarga, serta melakukan koordinasi data dengan Kementerian/Lembaga lainnya agar dapat dijadikan dasar bagi penetapan kebijakan penyelenggaraan perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga, keluarga berencana dan pembangunan lainnya.

Demikian isi salah satu kesimpulan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Ermalena saat RDP dengan Kepala BKKBN RI Surya Chandra di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/2).

Dalam kesimpulan lainnya, Komisi IX DPR RI mendesak Kepala BKKBN RI untuk segera menyusun perencanaan perekrutan tenaga PKB/PLKB dengan memperhatikan pemerataan tenaga berdasarkan rasio jumlah penduduk dan luas wilayah.

Komisi IX DPR RI juga meminta Kepala BKKBN RI untuk membuat inovasi program kependudukan dan keluarga berencana termasuk penggunaan alat kontrasepsi dalam mengatasi ledakan penduduk.

"Lalu, Komisi IX DPR meminta Kepala BKKBN RI untuk memanfaatkan jendela peluang (window of opportunity) dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan lain," kata Ermalena.

Ia menambahkan, Komisi IX DPR RI meminta Kepala BKKBN RI untuk membuat program dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait dalam mengatasi permasalahan Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Dan, Komisi IX DPR RI menyayangkan rendahnya serapan anggaran BKKBN Tahun Anggaran 2015. Untuk itu Komisi IX DPR RI meminta Kepala BKKBN RI untuk meningkatkan kinerja dalam rangka penyerapan anggaran APBN Tahun Anggaran 2016.

Serta meminta Kepala BKKBN RI untuk memberikan rincian realisasi jenis belanja dan kegiatan/program dalam APBN Tahun Anggaran 2015 per unit kerja, rincian jenis belanja dan kegiatan/program dalam APBN TAhun Anggaran 2016 per unit keja, dan jawaban secara tertulis atas pertanyaan anggota pada RDP hari ini, selambat-lambatnya pada hari Selasa, tanggal 23 febuari 2016.(ria/dpr/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2