Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi VII
Komisi VII DPR Kritisi Perkembangan Sektor Energi
Wednesday 18 Jul 2012 09:04:24
 

Ilustrasi, Migas di Aceh (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana mengatakan, sektor energi Indonesia menghadapi berbagai tantangan akibat permintaan yang tidak sepenuhnya diimbangi oleh peningkatan penawaran.

"Kondisi ini juga terjadi di sektor ketenagalistrikan yang mana kita masih dihadapkan pada persoalan keterbatasan penawaran hingga masih terjadi pemadaman bergilir di hampir seluruh Indonesia,"ujarnya saat menyampaikan pidatonya di Gedung Kantor Gubernur Propinsi Aceh, Selasa, (17/7).

Menurutnya, selain sektor lingkungan hidup issu lainnya mengenai perubahan iklim akibat pemanasan global. "Kita juga ingin mengetahui degradasi kualitas lingkungan hidup terlebih di Aceh terdapat berbagai perusahaan Migas dan pertambangan serta Industri hilir lainnya,"papar Sutan.

Dia menambahkan, Tim ingin mengetahui Pandangan pemerintah propinsi Aceh tentang pengelolaan Migas, konversi Minyak ke gas di Propinsi Aceh, dan keterlibatan BUMD terhadap pengelolaan Migas di Propinsi Aceh.

"Kita juga ingin mengetahui Progres perencanaan pembangunan sejumlah pembangkit Listrik di Aceh terakhir kondisi lingkungan hidup di Propinsi Aceh atas eksistensi Perusahaan Migas dan Pertambangan,"katanya. (si/dpr/sya))



 
   Berita Terkait > Komisi VII
 
  Komisi VII Apresiasi Peningkatan Produksi PT Bukit Asam
  Saat RDP Komisi VII DPR dengan ESDM, Anggota PD Vs PPP Berkelahi
  Komisi VII Tanyakan Eksplorasi Baru Pertamina dan PLN Dianggap Tidak Kompeten
  Raker Komisi VII DPR Singgung Blok Cepu
  Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2